Berita Video

VIDEO: Tiga Preman Tukang Palak di Tebet Tak Berkutik Dibekuk Polisi

“Ketiganya berhasil ditangkap di kawasan Manggarai pada 11 Juli lalu,” kata Indra Jafar.

Warta Kota
Tiga Preman Tukang Palak di Tebet Tak Berkutik Dibekuk Polisi 

Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tiga orang dalam kasus pencurian dengan kekerasan bermodus mengancam korban menggunakan senjata tajam di tiga lokasi berbeda di Jakarta Selatan.

Kejadian pertama pada 23 Mei lalu, dimana dua orang pelaku merampok pedagang nasi warung Tegal di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

VIDEO: Bukan Soal Ikan Asin, Pablo dan Rey Segera Diperiksa Kasus Penggelapan Mobil dan Motor

"Pelaku masuk ke warteg dalam kondisi sepi dan mengancam pedagang dengan senjata tajam. Mereka meminta barang-barang berharga milik pedagang warteg itu," ujar Kapolrestro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (23/7).

Kejadian berikutnya di daerah Pancoran, pada 26 Juni, dimana pelaku lainnya merampok warung rokok. Pelaku HN dalam perampokan itu sempat melukai pedagang yang mencoba melakukan perlawanan.

“Ketiganya berhasil ditangkap di kawasan Manggarai pada 11 Juli lalu,” kata Indra Jafar.

VIDEO: Mantan Pedagang Soto yang Jadi Maling Motor Beli Sabu dari Uang Hasil Curian

Indra menyebutkan ketiga pelaku tersebut berinisial HN (24) warga Bukit Duri, Jakarta Selatan sebagai eksekutor, AG (24) warga Barkah, Cilandak Barat, Jakarta Selatan berperan sebagai joki, dan SH (29) warga Jeger, Jakarta Timur sebagai pemantau situasi.

“HN itu pengangguran, AG dia tukang parkir, kalau SH wiraswasta,” ujar Indra.

Dari hasil kejahatan itu, ketiga pelaku berhasil merampas sejumlah uang, telepon genggam, 150 bungkus rokok, hingga sebuah sepeda motor. Berbagai barang tersebut digunakan untuk bersenang-senang.

“Sebenarnya tujuan yang mereka minta adalah uang tapi ada juga barang lain,” kata Indra.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti seperti senjata tajam berjenis arit, pedang kecil, berbagai kunci, obeng, dan satu unit sepeda motor berwarna biru.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 ayat (2) ke 1e dan 2e KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved