Pencabulan

TERUNGKAP Predator Anak Beraksi dari Dalam Lapas, Polisi: Korbannya Hampir 50 Anak

Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, mengamankan seorang narapidana (napi) karena melakukan pencabulan terhadap anak melalui media

TERUNGKAP Predator Anak Beraksi dari Dalam Lapas, Polisi: Korbannya Hampir 50 Anak
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Mabes Polri ungkap kasus pencabulan anak lewat dunia maya, Senin (22/7/2019). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, mengamankan seorang narapidana (napi) karena melakukan pencabulan terhadap anak melalui media sosial (sosmed).

Tersangka predator anak itu adalah TR (25) pria asal Pamekasan, Jawa Timur.

Ia merupakan napi yang mendekam di Lapas di Jawa Timur dan baru menjalani 2 tahun penjara.

Tersangka TR sebeluimnya divonis 7 tahun 6 bulan penjara dalam kasus pencabulan anak di bawah umur.

Selain Nunung Polisi Sasar 4 Artis yang Tersangkut Narkoba, Berinisial A-M

Ramalan Zodiak Cinta Selasa 23 Juli 2019 Scorpio Cemburu, Gemini Mulai Ragu, Aries Menuntut Lebih

Basarnas Sebut Cowok Setubuhi Pendaki Cewek di Rinjani Atasi Hipotermia Sesat, Ini Cara yang Benar

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Kompas.com/Shutterstock)

Wadirtipid Siber Mabes Polri Kombes Asep Safrudin mengatakan, selama di dalam Lapas, tersangka kembali melakukan eksploitasi seksual terhadap anak di dunia maya.

Waktu itu TR melakukan aksinya dengan cara menyamar sebagai guru.

TR diamankan pihak Mabes Polri dari lapas pada Selasa (9/7/2019) lalu.

"Tersangka berpura-pura memberikan nilai terhadap anak murid yang berhasil membuat foto dan video adegan pornografi

Gebuk PSS Sleman 3-1, Bali United Geser Madura United, Tempel Ketat Pemimpin Klasemen Sementara

Kisah Pilu Ahok Mengaku Banyak Dibenci Ibu-ibu karena Ceraikan Veronica Tan dan Nikahi Puput

Ramalan Zodiak Selasa 23 Juli 2019, Hari Taurus Senang, Aries Songsong Sukses, Pisces Khawatir Nih

dengan dituntun tersangka untuk melakukan selfie tanpa busana dan memasukkan jari ke alat vitalnya hingga ada yang mengalami perdarahan," kata Kombes Asep, Senin (22/7/2019).

Menurutnya tersangka TR sempat mengelak melakukan kejahatan terhadap beberapa korban lewat dunia maya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved