Ini yang Perlu Dilakukan Agar Anak Sehat Tanpa Obesitas dan Bullying

Dr Yovita Ananta SpA MHSM IBCLC mengatakan, orangtua seringkali ‘ngeyel’ ketika diberi tahu anaknya sudah masuk obesitas.

Ini yang Perlu Dilakukan Agar Anak Sehat Tanpa Obesitas dan Bullying
kwanchaichaiudom
Ilustrasi anak gemuk 

Tanpa disadari, anak dengan tubuh gemuk lebih sering jadi korban labelling atau bahkan bully teman-temannya. Dipanggil dengan sebutan dengan si gendut, si tukang makan, atau si pipi gembul.

Sayangnya tidak sedikit orangtua yang masih menganggap, gemuk lambang kecukupan gizi, sehat,dan lucu menggemaskan.

Dr Yovita Ananta SpA MHSM IBCLC mengatakan, orangtua seringkali ‘ngeyel’ ketika diberi tahu anaknya sudah masuk obesitas.

Ia menceritakan ada anak usia 3 tahun beratnya mencapai 29 kilogram, ketika diminta anaknya harus turun 10 kilogram menjadi 19 kilogram, orangtuanya merasa keberatan.

“Masak sih dok harus turun banyak sekali. Nanti kalau kurus kan nggak lucu lagi, nggak sehat kan dok,” kata Yovita menirukan keberatan salah satu orangtua saat media gathering yang membahas Bagaimana Gaya Hidup Sehat Untuk Anak dan Remaja Demi Mencegah Obesitas di Amertha Warung coffee, Kamis (18/7/2019).

Dokter dari RS Pondok Indah ini menjelaskan,  obesitas tidak bisa dibilang sehat.

Ini Peran Orangtua Agar Anak Tidak Mudah Jajan dan Terhindar dari Obesitas

WHO: Ibu Menyusui Mengurangi Risiko Obesitas Anak hingga 25 Persen, Dukung Ibu Menyusui

Konsumsi Nasi Orang Asia Mencegah Obesitas Ketimbang Orang Amerika yang Tidak Makan Nasi

Justru pada jangka panjang akan menambah risiko penyakit tidak menular.

Penelitian dari Cancer Research UK, obesitas akan meningkatkan kanker payudara sampai 31 persen dibandingkan yang tidak gemuk, kanker hati meningkatkan 44 persen, kanker usus besar mencapai 60  persen, dan kanker rahim mencapai 22 persen dibandingkan orang yang  memilliki berat normal.

Selain itu risiko  lebih tinggi di masalah persarafan menjadi demensi saat tua, paru-paru, hipertensi, diabetes mellitus, masalah pencernaan, asam lambung menjadi  lebih meningkat, masalah liver, batu empedu dan lainnya.  

Anak yang sudah mengalami obesitas memiliki kecenderungan mengalami obesitas di usia dewasa. Sehingga sejak dini harus dihindari.

Halaman
1234
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved