Artis Tersangkut Narkoba

BNN Belum Terima Permintaan Untuk Assessment Narkoba Nunung Srimulat

"Setiap warga negara Indonesia, sesuai dengan aturan, kalau dia menggunakan, pencandu, atau pemakai narkoba, wajib direhabilitasi."

BNN Belum Terima Permintaan Untuk Assessment Narkoba Nunung Srimulat
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung saat gelar perkara di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). 

Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat dan suaminya, July Jan Sambiran, terjerat kasus narkoba dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun demikian, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan bahwa pihaknya belum menerima permintaan assessment atau penilaian dari penyidik Polda Metro Jaya.

Hingga tadi malam, Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, BNN belum menerima permintaan penilaian yang menjadi syarat pengguna narkoba menjalani proses rehabilitasi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BNNP (Provinsi--Red), karena yang menjadi ketua tim assessment terpadu adalah kepala BNNP," ucap Arman di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (23/7/2019).

"Sampai tadi malam belum menerima kabar atau laporan," katanya lagi.

Meski belum menerima permintaan assessment, dia menuturkan, komedian Nunung berpeluang menjalani proses rehabilitasi untuk memulihkan kecanduannya terhadap narkoba.

Polisi Tak Tahu Target Rumah yang Digeledah Kasus Narkoba Ternyata Kediaman Nunung Srimulat

Lewat assessment, Arman mengatakan, dapat diketahui tingkat ketergantungan narkoba seseorang, berapa lama mengonsumsi, dan apakah dia penyalahgunakan narkoba atau bandar narkoba.

"Setiap warga negara Indonesia, sesuai dengan aturan, kalau dia menggunakan, pencandu, atau pemakai narkoba, wajib direhabilitasi. Jadi setiap orang punya hak untuk rehabilitasi," ujarnya.

Perihal tingkat kecanduan anggota Grup Srimulat yang dikabarkan mengonsumsi narkoba sejak 20 tahun, menurut Arman, perlu dilakukan penyelidikan untuk memastikannya.

Dia mempercayakan hal itu kepada penyidik yang menangkap Nunung pada Jumat (19/7/2019) dan menetapkannya sebagai tersangka.

"Ini mungkin perlu kita dalami, apakah 20 tahun itu terus-menerus, atau dia mulai mengkonsumsi 20 tahun lalu kemudian berhenti. Atau mungkin dari jenis narkoba yang lain, ini masih perlu pendalaman," tuturnya.

Keluarga Bantah Anak Nunung Srimulat Mengalami Perundungan di Sekolah

Sebelumnya, pengacara Nunung, Sandy Arifin mengatakan bakal mengajukan permohonan rehabilitasi atas kliennya yang kini ditahan sebagai tersangka.

"Nanti kan kita dalam proses pemeriksaan nih, insya Allah ke depan keluarga dan tim kuasa hukum kita akan mengajukan permohonan untuk rehabilitasi nantinya," ucapnya, Senin (22/7/2019).

"Tapi kita lihat dulu sambil berjalan hari ini dulu pemeriksaan," kata Sandy Arifin.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved