Kurangi Sampah Plastik, Kecamatan Cilandak Canangkan Siswa SD Bawa Bekal ke Sekolah

Sebuah terobosan dilakukan jajaran Kecamatan Cilandak bersama Puskesmas setempat dalam rangka mengurangi penggunaan sampah plastik.

Kurangi  Sampah Plastik, Kecamatan Cilandak Canangkan Siswa SD Bawa Bekal ke Sekolah
Warta Kota/Feriyanto Hadi
Sebuah terobosan dilakukan oleh Kecamatan Cilandak bersama Puskesmas setempat dalam rangka mengurangi penggunaan sampah plastik dan meningkatkan kesehatan murid sekolah dasar, Senin (22/7/2019) 

Sebuah terobosan  dilakukan oleh jajaran Kecamatan Cilandak bersama Puskesmas setempat dalam rangka mengurangi penggunaan sampah plastik dan meningkatkan kesehatan murid sekolah dasar.

Setiap hari Rabu, nantinya, murid sekolah dasar diimbau untuk membawa bekal makan siang dari rumah masing-masing.

Camat Cilandak,  Sjamsul Idris,  mengungkapkan, selain untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, program tersebut bertujuan agar murid sekolah dasar bisa mengkonsumsi makanan sehat yang dibawa dari rumah.

MotoGP Sedang Jeda, Marc Marquez Liburan Bersama Pacar

Nunung Ngaku Bersyukur Sudah Ditangkap Polisi karena Merasa Bisa Diselamatkan dari Narkoba

Ini Top 5 Toko Online Paling Diminati 2019, Tokopedia Nomor 1

"Agar anak-anak dapat mengkonsumsi makanan sehat yang dibawa dari rumah. Kemudian untuk effisiensi waktu, karena tidak antri dalam membeli jajan atau makanan," ujar Sjamsul saat meluncurkan program ini di SDN 04 Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

"Selain itu, program ini bisa membuat hubungan komunikasi terbangun dalam keluarga. Setidaknya orang tua dan anak saling bertanya tentang bekal apa yang akan dibawa pada hari Rabu sebagai bekal ke sekolah," imbuh Sjamsul.

Sjamsul menyebut, nantinya sebanyak 55 sekolah dasar di Kecamatan Cilandak, baik swasta maupun negeri, diharapkan menerapkan aturan serupa.

"Kami berikan surat  edaran ke setiap sekolah terkait program ini.  Kebetulan hari ini pencanangan di SDN 04 Lebak Bulus karena sekolah ini juara LSS (Lomba Sekolah Sehat) tingkat kota Jakarta Selatan dan bisa jadi percontohan bagi sekolah lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak dr Luigi menambahkan, program ini menjadi upaya untuk menciptakan pola hidup sehat bagi anak sekolah.

Transformasi Jadi Super App, Go-Jek Indonesia Kini Punya Logo Baru

Ketemu VJ Daniel, Arie Untung Nostalgia Jaman Jadi VJ MTV

10 Manfaat Olahraga Aerobik, Begini Cara Anda Meraih Manfaat Aerobik

"Untuk mendukung program ini kita berikan tablet tambah darah untuk siswi SMP dan SMA remaja  putri usia 12 tahun ke atas atau yang sudah menstruasi.  Tujuannya untuk mengurangi angka anemia di kalangan remaja putri," jelasnya.

Menurutnya, anemia atau kekurangan darah punya dampak tidak baik, termasuk bisa mengganggu proses belajar mengajar bagi murid itu sendiri.

"Karena dampak anemia ini sangatlah memprihatinkan, bisa menyebabkan menurunnya kosentrasi dan kemampuan belajar, daya tahan tubuh menurun, kegiatan sehari-hari terganggu karen kebugaran yang menurun termasuk resiko tinggi saat hamil dan melahirkan," tandasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved