Pencemaran Lingkungan

Dinas LH Bekasi Gandeng Penegak Hukum Jerat Pembuang Limbah Gunakan Perda, Bukan UU

Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Gandeng Penegak Hukum Jerat Pembuang Limbah Gunakan Perda, Bukan UU

Dinas LH Bekasi Gandeng Penegak Hukum Jerat Pembuang Limbah Gunakan Perda, Bukan UU
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Petugas dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) menunjukkan kondisi air Sungai Cileungsi di Curug Parigi, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada Sabtu (20/7/2019) siang. KP2C menduga, air Sungai Cileungsi tercemar oleh limbah industri yang berdiri di sekitar sungai alam tersebut. 

Tujuannya, agar mereka jera sehingga tidak membuang limbahnya ke sungai ataupun kali di wilayah setempat.

"Persoalannya sekarang pencemaran sudah terjadi sebelum masuk wilayah Kota Bekasi.

Di sana, kondisi air sudah berwarna hitam dan berbau, sehingga kami tidak bisa masuk untuk mengawasi karena bukan wilayah Kota Bekasi," jelasnya.

Dia berharap, agar Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan kesepakatan dengan penegak hukum, seperti halnya Kota Bekasi.

Bila terindikasi Sungai Cileungsi tercemar karena limbah pabrik, maka pemerintah daerah bisa melaporkan hal ini ke polisi untuk diproses pidana.

"Kalau kami hanya fokus pada wilayah Kota Bekasi, seperti pengawasan di Kali Bekasi. Bila terbukti ada perusahaan yang membuang limbah, tentu kami akan menjerat mereka sesuai aturan berlaku," katanya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved