Piala Indonesia

Banyak Dikritik karena Dinilai Bermain Egois, Posisi Bruno Matos di Persija Aman Sampai Paruh Musim

Playmaker Persija Bruno Matos banyak dikritik karena dinilai bermain egois, namun posisinya di tim Macan Kemayoran ternyata aman sampai paruh musim.

Banyak Dikritik karena Dinilai Bermain Egois, Posisi Bruno Matos di Persija Aman Sampai Paruh Musim
Media Persija
Playmaker Persija Jakarta, Bruno Matos. 

Playmaker Persija Bruno Matos banyak dikritik karena dinilai bermain egois, namun posisinya di tim Macan Kemayoran ternyata aman sampai paruh musim.

Persija Jakarta berhasil memenangkan leg pertama final Piala Indonesia 1-0 kontra PSM Makassar, Minggu (21/7/2019) kemarin di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Pada laga itu playmaker Persija, Bruno Matos sudah kembali bermain setelah sebelumnya absen karena cedera kambuhan di bagian pahanya.

Bruno Matos Siap Diturunkan Persija Jakarta di Leg Pertama Final Piala Indonesia

Namun, performa Bruno dinilai menurun belakangan ini jika dibandingkan dengan penampilannya di ajang Piala Presiden 2019 lalu saat meraih gelar topskorer dengan lima golnya.

Sebagian suporter menilai Bruno bermain egois atau individual di atas lapangan dan jarang memberikan umpan kepada rekannya yang berada dalam posisi lebih bebas.

Bahkan saat Bruno ditarik keluar pada menit ke-83 pada laga melawan PSM kemarin, pemain asal Brasil itu mendapat sorakan 'Bruno Out' dari tribun penonton.

Banyak Pemain Cedera Termasuk Bruno Matos, Persija Akan Rotasi Pemain Hadapi Tira Persikabo

Kendati demikian, pelatih Persija, Julio Banuelos melakukan pembelaan kepada Bruno dengan mengatakan sangat puas dengan penampilan pemain 29 tahun itu.

"Saya sangat puas dengan penampilan Bruno. Dia sudah berusaha. Dia beberapa kali dilanggar tapi wasit hanya diam saja," ujar Julio pada jumpa pers selepas laga.

Sebagai catatan, ketika Bruno bermain jumlah gol Persija memang terbilang lebih sedikit jika dibandingkan pada saat Bruno absen.

Bruno Matos Sudah Fit, Siap Tempur Lawan Borneo FC di Leg Kedua Semifinal Piala Indonesia

Tapi Julio mengaku lebih senang mencetak gol sedikit asalkan bisa meraih kemenangan, daripada mencetak gol banyak tapi pada akhirnya harus kalah seperti pada saat melawan Tira Persikabo (5-3).

Halaman
12
Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved