PPDB

Akses Jalannya Diblokir Karena PPDB, Pihak SMPN 13 Mengaku Sudah Sesuai Prosedur

Akses menuju SMPN 13 Tangerang Selatan ditutup oleh warga lantaran adanya sejumlah murid yang tidak diterima dalam penerimaan peserta didik baru 2019.

Akses Jalannya Diblokir Karena PPDB, Pihak SMPN 13 Mengaku Sudah Sesuai Prosedur
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Suasana SMPN 13 Tangerang Selatan setelah diprotes warga di Jalan Beruang, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Senin (22/7/2019). 

Akses menuju SMPN 13 Tangerang Selatan ditutup oleh warga sekitarnya lantaran adanya sejumlah murid yang tidak diterima dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019.

Sebelumnya diberitakan, mantan RW 02 Pondok Ranji bersama beberapa warga menutup akses jalan dengan kain yang dibentangkan dan membakar ban dalam protesnya di Jalan Beruang, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Senin (22/7/2019).

Pihak SMPN 13 Tangerang Selatan mengaku sudah sesuai dengan prosedur petunjuk teknis (juknis) dalam PPDB 2019 baik secara sistem zonasi maupun prestasi.

"Beliau mantan RW, dimintai tolong 9 orang, di zonasi jarak tidak masuk berarti rumahnya jauh, prestasi akademik tidak masuk berarti nemnya rendah," terang Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMPN 13 Tangerang Selatan, Lina Marlina.

Lina selaku ketua PPDB mengaku bahwa murid yang diterima di sekolahnya tahun ini berkisar dari jarak terdekat 2 meter hingga jarak terjauh yakni 770 meter berdasarkan google maps.

 UPDATE Terkini, 2.670 Rekening Mandiri Ini Diblokir Bank, Sedot Uang setelah Saldo Tambah Otomatis

 Istri Pengusaha Radio Pasang Gambar Wanita Bali Tunjukkan Bagian Dada, Segera Dilaporkan Polisi

 Ahok Siapkan Nama untuk Bayi yang Dikandung Puput, Waktu Anak Kedua Terjadi Pergumulan Batin

 TERUNGKAP, Polisi Gerebek Villa Berisi Pasangan Pesta Seks, Ada yang Marah Belum Selesai Main

Dari informasi yang didapat, protes itu dilakukan karena tahun sebelumnya masih terdapat murid yang dimasukan ke SMPN 13 Tangerang Selatan.

Lina pun enggan membahas tudingan itu.

"Kita jangan ngomongin masa lalu capek, tahun lalu bukan urusan saya," bebernya.

Pihak sekolah pun sudah menjelaskan kepada peserta aksi bahwa murid yang dibawa itu tidak dapat dimasukan ke dalam sekolah karena tidak memenuhi persyaratan PPDB.

 Tetangga Pergoki dan Rekam Wanita Sudah Bersuami Selingkuh Hingga Berhubungan Intim di Ladang Tebu

"Kalau misalnya warga seputar insya allah dengan zonasi jarak sudah tercover, saya yakin beliau ingin membantu saja sehingga kalap begitu," ujar Lina.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved