Ada 5.791 Gay di Kota Depok, DPRD Dorong Lahirnya Perda Anti LGBT

Ada 5.791 Gay di Kota Depok, DPRD Dorong Lahirnya Perda Anti LGBT. Sedangkan 114 dari 222 orang yang mengidap penyakit HIV adalah para gay.

Ada 5.791 Gay di Kota Depok, DPRD Dorong Lahirnya Perda Anti LGBT
tribunnews
Ilustrasi Gay 

Berdasarkan keterangan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Depok ada peningkatan jumlah gay di Kota Depok. Tercatat tahun 2014 ada 4.932 gay dan sekarang makin bertambah, kini ada sekitar 5.791 gay.

Sedangkan berdasarkan data Dinas Sosial Kota Depok, 114 dari 222 orang penyakit HIV pengidap penyakit HIV adalah para gay. Data tersebut didapat dari organisasi dan Puskesmas yang bermitra dengan Dinsos Depok sepanjang Januari hingga Maret 2017 lalu.

Fraksi Partai Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Depok mendorong terbitnya Rancangan Peraturan Daerah anti kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau Raperda Anti LGBT.

Anggota Fraksi Partai Gerindra, Hamzah, menyampaikan, pihaknya mendorong lahirnya Raperda Anti LGBT berdasarkan alasan filosofis, sosiologis, dan yuridis.

Hamzah menuturkan, dorongan untuk munculnya Raperda itu di Depok juga datang dari kalangan masyarakat di kota yang memiliki visi Unggul, Nyaman, dan Religius itu.

"Kita ajukan Raperda anti LGBT untuk dibahas dan disahkan menjadi peraturan daerah. Dari semua Fraksi sudah setuju dan Raperda ini inisiatornya dari Fraksi Gerindra," kata Hamzah, Senin (22/7/2019).

Dikatakannya, wacana terkait Raperda Anti LGBT sebenarnya sudah sudah lama diusulkan dan telah didukung oleh tujuh fraksi, sehingga menurut dia sudah seharusnya disahkan.

Hamzah menjelaskan, berdasarkan landasan filosofis, Indonesia adalah negara yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 1945 sebagai landasan Konstitusionlnya.

Terkait hal itu, lanjutnya, setiap perbuatan yang dinilai menciderai nilai luhur patut ditertibkan.

"Perilaku LGBT telah bertentangan dengan Pancasila sila pertama dan kedua," nilai Hamzah.

Halaman
123
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved