Infrastruktur

Proyek Tol Becakayu Tebas Lahan Islamic Center Bekasi

Pemkot Bekasi memastikan, pihak Islamic Center telah menyetujui penggunaan lahan lingkungannya tersebut.

Proyek Tol Becakayu Tebas Lahan Islamic Center Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

Trase pembangunan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) 2A bakal melintasi lingkungan Islamic Centre Kota Bekasi.

Sebagian lahan Islamic Center itu bakal terkena proyek Tol Becakayu.

Proyek lanjutan Tol Becakayu itu juga melewati lahan bagian belakang Ruko Suncity.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah (IPW) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi Erwin Gwinda.

"Iya, trase pembangunan Tol Becakayu 2A saat melintasi Ahmad Yani ini melewati ke belakang ruko suncity, atau lahan Islamic Center terkena proyek hingga ke jalan suplesi Kalimalang," ujarnya, Minggu (21/7/2019).

Pencemaran Kali Bekasi Bisa Pengaruhi Bahan Baku Air

Dua Opsi Rekayasa Lalu Lintas saat Simpang BCP Bekasi Ditutup

Namun, Erwin memastikan, pihak Islamic Center telah menyetujui penggunaan lahan lingkungannya tersebut.

"Sudah setuju karena untuk kepentingan proyek strategis nasional, dan juga karena  Islamic Center merupakan lahan milik Pemkot Bekasi," ucapnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi juga sudah menegaskan bahwa lahan yang ditempati oleh Islamic Centre tersebut merupakan aset pemerintah daerah.

Sehingga ketika PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku penggarap kontruksi tol meminta izin kepada pemerintah daerah, itu tidak menjadi persoalan.

“Itu  tanah Pemda, jadi tidak masalah. Kita juga sudah jelaskan ke pengelola Islamic Center, dan tidak masalah, karena hanya beberapa bangunan saja yang terkena proyek," kata Rahmat beberapa waktu lalu.

Kondisi Destinasi Wisata Memrihatinkan karena Air Curug Parigi Bekasi Tercemar Limbah Pabrik

Truk Pertamina yang Kecelakaan Bawa Muatan 24 Ribu Liter Bensin Hendak Kirim BBM ke Bekasi

Pepen sapaan akrabnya meskipun Yayasan Islamic Center telah diserahkan pengelolaan sejak jaman pejuang KH Noer Alie. Akan tetapi kewenangan lahan tetap ada pada Pemkot Bekasi.

"Lahan ini kan milik Pemkot, KKDM minta sama Pemda, bukan sama Islamic. Tapi itu semua sudah selesai dan beres tidak jadi persoalan pihak Islamic juga," ungkap Pepen.

Penggunaan lahan Islamic Center dikarenakan menghindari penggunaan lahan area Water Treatment Plant (WTP) PDAM Tirta Patriot sehingga bakal menganggu produksi air bersih di Kota Bekasi.

"Yang terpenting WTP Produksi milik PDAM Tirta Patriot tidak terkena imbas sehingga mempengaruhi pelayanan air di Kota Bekasi," tandas Pepen. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved