Piala Afrika

Lupa Akan Lelahnya, Riyad Mahrez Terlibat Perang Bantal

Rasa bahagia sekali lagi terbukti bisa membuat manusia lupa akan kelelahannya. Seperti yang dialami oleh Riyad Mahrez dan rekan-rekannya.

Lupa Akan Lelahnya, Riyad Mahrez Terlibat Perang Bantal
Twitter/Riyad Mahrez
Timnas Aljazair juara Piala Afrika 2019 

Riyad Mahrez dan beberapa pemain Timnas Aljazair tampaknya tak merasakan kelelahan sedikit pun, seusai melakoni pertandingan yang sulit melawan Timnas Senegal, Jumat (19/7) waktu Mesir atau Sabtu (20/7) WIB.

Menurut sebuah video yang beredar di media sosial, bangun tidur pada Sabtu pagi, Mahrez dan tiga rekannya langsung terlibat perang bantal di kamar hotel.

Hanya saja, tak ada yang bisa mengonfirmasi keaslian video tersebut. Pasalnya lebih banyak punggung mereka yang terlihat, Wajak keempat pria ini hanya terlihat samar-samar.

Sebagian besar orang yang berkomentar di video itu tak mempertanyakan soal keaslian video tersebut. Mereka hanya menulis kebahagiaan dengan kemenangan Aljazair, berterima kasih kepada para pemain, dan mendoakan agar kesuksesan terus hadir di masa datang.

Andaikata video itu asli, bisa jadi mereka berempat masih diliputi kebahagiaan luar biasa, setelah dinobatkan menjadi juara Piala Afrika 2019. Rasa bahagia memang bagaikan eliksir yang mujarab.

Mahrez dan rekan-rekannya hanya membutuhkan satu gol untuk menjadi kampiun Afrika. Gol cepat Baghdad Bounedjah di menit ke-2 menjadi penentu kesuksesan tim berjulukan Rubah Gurun itu.

Bounedjah termasuk empat orang yang terlibat dalam perang bantal itu. Dua orang lainnya adalah Djamel Benlamri dan Youcef Belaïli.

Tampak Mahrez dan Bounedjah mengeroyok Benlamri. Pemain bek tengah itu berusaha memukul Mahrez, namun di belakangnya Bounedjah memukulinya dengan guling.

Sementara, sebagaimana dilansir laman El Khabar, Mahrez dan rombongan Timnas Aljazair disambut ribuan orang saat tibal di Algiers, Ibu Kota Aljazair, pada pukul 14.00 waktu setempat.

Masyarakat menantikan kedatangan pahlwan baru mereka, di sepanjang jalan dari Bandara Houari Boumediene menuju alun-alun Satu Mei. Di pusat kota itulah Timnas Aljazair mendapat penghormatan dari Pemerintah Aljazair.

Halaman
12
Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved