Bukan Cuma Raperda Soal Garasi, Pemkot Depok Ajukan Tujuh Raperda untuk Digodok Oleh Wakil Rakyat

Semula, jelasnya, Propemperda berjumlah tiga Raperda, tetapi setelah dilakukan pembahasan berubah menjadi delapan Raperda.

Bukan Cuma Raperda Soal Garasi, Pemkot Depok Ajukan Tujuh Raperda untuk Digodok Oleh Wakil Rakyat
Warta Kota/Gopis Simatupang
Lapangan milik warga di lingkungan pemukiman dijadikan areal parkir motor dan mobil, di Jalan Beringin, Kecamatan Pancoranmas, Selasa (16/7/2019). 

Sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini tengah digodok Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Kota Depok, Sri Utami mengatakan, DPRD Kota Depok telah menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Perubahan tahun 2019.

Semula, jelasnya, Propemperda berjumlah tiga Raperda, tetapi setelah dilakukan pembahasan berubah menjadi delapan Raperda.

“Sudah dilakukan pembahasan dan Raperda yang akan dirancang bertambah menjadi delapan,” kata Sri, Minggu (21/7/2019) kepada Wartakotalive.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Kota Depok tengah menggodok revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan, atau kerap dipelesetkan menjadi perda garasi.

Tujuan Perda garasi ini adalah mewajibkan warga yang ingin membeli mobil atau telah memiliki mobil untuk memiliki garasi dan tidak boleh parkir sembarangan di jalan lingkungan atau fasilitas publik lainnya, seperti lapangan warga.

Revisi Perda tersebut rencananya baru akan masuk tahap Perencanaan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perpomperda) tahun 2020.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana, mengungkapkan, jika disahkan, pemilik mobil yang kedapatan parkir sembarangan terancam sanksi denda sebesar Rp 20 juta.

Dalam rapat persetujuan Propomperda di gedung DPRD Kota Depok, Jumat (19/7/2019) lalu, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengharapkan dukungan dan masukan dari DPRD terhadap semua program Pemkot Depok.

Pradi juga berterima kasih ke DPRD yang sudah melakukan pembahasan Propemperda tahun 2019.

“Apresiasi yang besar atas dukungan yang diberikan ini. Kami akan terus menerima masukan untuk memaksimalkan program pembangunan di Depok,” ujarnya.

8 Raperda yang Diajukan Pemkot Depok dan Sedang Digodok/Dibahas di DPRD :

Raperda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan atau disebut Perda Garasi.
Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 9 tahun 2012 tentang Retribusi Bidang Perhubungan.
Raperda Kota Depok tentang Penyelenggaraan Kota Cerdas
Raperda Kota Depok tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Raperda Kota Depok tentang Perizinan dan Non Perizinan
Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Kota Depok Nomor 8 tahun 2015 tentang Tarif Pelayanan Kesehatan Kelas III pada Rumah Sakit Umum Daerah.
Raperda Kota Depok tentang Perubahan Ketiga atas Perda Kota Depok Nomor 7 tahun 2010 tentang Pajak Daerah
Raperda Kota Depok tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved