Wisata dan Budaya

Budayawan: Festival Cisadane Sekadar Pesta Pora Tanpa Pedulikan Nasib Sungai

Festival Cisadane itu hanya untuk pesta pora saja, tetapi tidak memedulikan nasib sungai.

Budayawan: Festival Cisadane Sekadar Pesta Pora Tanpa Pedulikan Nasib Sungai
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bantaran Sungai Cisadane di Jembatan Berendeng, Kota Tangerang yang dijadikan lokasi perhelatan Festival Cisadane. 

Mukafhi pun berharap agar Pemkot Tangerang lebih sensitif lagi terkait keberlangsungan nasib Sungai Cisadane.

Dengan cara pemeliharan dan naturalisasi.

"Jangan hanya normalisasi bikin turap atau lainnya. Tapi lebih baik naturalisasi, biarkan Sungai Cisadane ini mengalir dengan sendirinya. Buktinya dampaknya banyak titik banjir di mana-mana di Kota Tangerang karena Sungai meluap. Belum lagi banyak limbah pabrik yang merusak ekosistem di sungai. Ini yang harus betul-betul diperhatikan," ungkapnya.

"Acara Festival Cisadane ini mengeluarkan anggaran besar - besaran. Lebih bijaknya lagi, sisikan anggaran untuk perawatan sungai. Dari pada hanya pesta pora dan tak pikirkan nasib Sungai Cisadane untuk kedepannya," sambung Miing.

Pengunjung Membludak di Hari Terakhir Lebaran Betawi di Monas, Gubernur Anies Hadir Sapa Pengunjung

Hari Terakhir Lebaran Betawi, Ini Susunan Acaranya

Sementara itu Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Raden Rina Hernaningsih mengklaim pagelaran Festival Cisadane sangat ditunggu-tunggu banyak orang setiap tahunnya. Berbagai pementasan pun dihadirkan.

"Ada lomba perahu naga, pencak silat, tinju, jetsky, gambang kromong dan lain sebagainya," beber Rina.

Rina pun mengomentari dari pernyataan Budayawan Mukafhi Solihin terkait kritikannya terhadap acara Festival Cisadane ini.

Menurutnya, pihak Pemkot Tangerang telah melakukan pembersihan secara menyeluruh di sungai tersebut.

Seperti diketahui acara itu berlangsung di bantaran Sungai Cisadane, Jembatan Berendeng, Gerendeng, Kota Tangerang.

Dalam pagelaran ini juga menampilkan artis ibu kota seperti band Kotak dan Nidji.

"Kalau untuk nasib Sungai Cisadane sendiri itu sebenarnya kewenangan Dinas Pekerjaan Umum. Tapi dalam acara ini kami sudah membersihkan sungai dari sampah.  Sungai Cisadane sudah dalam kondisi bersih. Acara Festival Cisadane ini merupakan pesta rakyat yang ditunggu - tunggu banyak orang,"  ujar Rina. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved