Wisata dan Budaya

Budayawan: Festival Cisadane Sekadar Pesta Pora Tanpa Pedulikan Nasib Sungai

Festival Cisadane itu hanya untuk pesta pora saja, tetapi tidak memedulikan nasib sungai.

Budayawan: Festival Cisadane Sekadar Pesta Pora Tanpa Pedulikan Nasib Sungai
Warta Kota/Andika Panduwinata
Bantaran Sungai Cisadane di Jembatan Berendeng, Kota Tangerang yang dijadikan lokasi perhelatan Festival Cisadane. 

Pagelaran Festival Cisadane akan dihelat dalam waktu dekat ini.

Pemerintahan Kota Tangerang menggelar hajatan besar tahunan itu mulai tanggal 26 Juli - 3 Agustus 2019.

Dalam Festival ini menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Budayawan Kota Tangerang Mukafhi Solihin pun memberikan kritik konstruktif dalam perayaan tersebut.

 

"Festival Cisadane itu hanya untuk pesta pora saja, tetapi tidak memedulikan nasib sungai," ujar pria yang akrab disapa Miing ini saat dijumpai Warta Kota di Cikokol, Kota Tangerang, Minggu (22/7/2019).

Ia menjelaskan peran Sungai Cisadane sangat vital keberadaannya bagi banyak orang. Khususnya masyarakat Tangerang Raya.

"Hampir semua orang di Tangerang itu butuh keberadaan Sungai Cisadane ini. Menjadi sumber kehidupan bagi banyak orang," ucapnya.

Pembangunan Menara Pandang di Puspemkot Tangerang Selatan Ganggu Akses Jalan Warga Sekitar

BPJT Akan Melelang 7 Ruas Jalan Tol Baru, Dua Proyek Ada di Jakarta dan Tangerang

Seperti diketahui seluruh perusahaan air mineral di Tangerang mengambil bahan baku dari Sungai Cisadane.

Dan di sungai ini sejumlah orang pun mencari ikan setiap harinya.

"Sungai Cisadane ini telah banyak memberikan semuanya kepada masyarakat. Tapi apa balasan kita kepada sungai itu? Terlebih peran pemerintah daerah yang harusnya lebih peduli dengan Sungai Cisadane ini," kata Mukafhi.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved