Berita Duka

Sebelum Meninggal, Begini Pesan Arswendo Atmowiloto yang Disampaikan pada Anak-anak dan Keluarga

Bagi anak-anak, Arswendo Atmowiloto tidak pernah menyampaikan pesan terakhir. Mereka menganggap, semua ucapan mendiang ayahnya adalah pesan istimewa.

Sebelum Meninggal, Begini Pesan Arswendo Atmowiloto yang Disampaikan pada Anak-anak dan Keluarga
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Budayawan Arswendo (kiri), Penikmat Sepak Bola Ronal Surapradja (kanan), foto saat Diskusi Bola Juara di Kawasan Agus Salim, Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019). Diskusi bola Juara ini mengangkat Tema "Sepak Bola Indonesia di Persimpangan" . 

Tidak ada pesan terakhir yang disampaikan mendiang Paulus Arswendo Atmowiloto menjelang waktu dipanggil Sang Pencipta.

Caecillia Tiara, putri ketiga Arswendo Atmowiloto bersama Agnes Tri Hartini, menyampaikan, di waktu-waktu terakhir hidup, ayahnya tersebut tidak memberikan nasehat atau pesan tertentu ke keluarga. 

Perempuan yang akrab disapa Tiara itu menyatakan, penulis skenario serial Keluarga Cemara tersebut selalu memberikan pesan kehidupan ke anak-anaknya selama hidup.

Para pelayat mendoakan jenazah sastrawan dan budayawan Paulus Arswendo Atmowiloto di rumah duka yang berada di Komplek Kompas, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019) pagi.
Para pelayat mendoakan jenazah sastrawan dan budayawan Paulus Arswendo Atmowiloto di rumah duka yang berada di Komplek Kompas, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019) pagi. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Kami selalu menganggap bukan pesan terakhir. Sebab setiap ucapan bapak adalah pesan bermakna," kata Caecilia Tiara di rumah duka, Komplek Kompas, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7/2019) pagi.

Caecillia Tiara menambahkan, semasa hidupnya, Arswendo Atmowiloto selalu meminta ke anak-anaknya supaya selalu bersyukur dalam kondisi apapun.

"Bapak mengajarkan kami selalu bersyukur dalam keadaan apapun, mau senang, sedih, bahagia, kecewa, semua harus disyukuri agar kami bisa menjalani hidup mudah dan baik," ucapnya.

Saat Sedang Sakit dan Sebelum Meninggal, Arswendo Atmowiloto Menuliskan Buku Berjudul Barabas

Kenangan Wartawan Senior Tagor Siagian: Mas Wendo Bertangan Dingin Membaca Bakat Orang

Semua kebersamaan Arswendo Atmowiloto bersama keluarga juga momen yang istimewa.

"Sesederhana apapun momen saya, adalah berkesan, termasuk makan bersama," kata Caecillia Tiara.

Sebelum Arswendo Atmowiloto meninggal, anak-anak terus menemani ayahnya yang terus berjuang melawan sakit kanker prostatnya tersebut sejak menjalani perawatan di rumah sakit hingga kembali pulang ke rumah.

Arswendo di rumahnya
Arswendo di rumahnya (Kompas/Wawan H Prabowo)

Canda tawa, sedih, senang, menyanyi, hingga berpelukan menghiasi detik-detik terakhir kehidupan Arswendo Atmowiloto.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved