Wilayah di Jakarta Utara Ini Rawan Kekeringan karena Belum Ada Fasilitas Air Perpipaan

Sejumlah wilayah di Jakarta Utara rawan terdampak kekeringan saat musim kemarau melanda.

Wilayah di Jakarta Utara Ini Rawan Kekeringan karena Belum Ada Fasilitas Air Perpipaan
Warta Kota/Adhy Kelana
Ilustrasi terjadinya kekeringan bisa mengancam kawasan yang tidak dilengkapi dengan pipa air. 

Sejumlah wilayah di Jakarta Utara rawan terdampak kekeringan saat musim kemarau melanda.

Wilayah tersebut menjadi rawan karena belum teraliri air perpipaan.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, sejumlah wilayah di Jakarta Utara rawan kekurangan air bersih karena belum ada pasokan air perpipaan.

“Ini wilayah yang rawan yah, bukan sudah mengalami kekeringan. Ini terjadi karena belum ada air perpipaan di wilayah tersebut,” kata Ali, Jumat (19/9).

Selama ini pasokan air bersih di wilayah Jakarta Utara disuplai oleh dua operator yakni Aetra untuk sisi timur dan Palyja untuk sisi barat. Hanya saja belum semuanya bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Kalau di sisi timur yang rawan ada di Kalibaru, Cilincing, Marunda. Kalau di sisi barat ada Kamal Muara, Penjaringan dan lain-lain,” katanya.

Dua Pendana dan Otak Curanmor yang Sudah 52 Kali Beraksi Dalam Dua Bulan Berhasil Dibekuk Polisi

Ada Wajah Bayi Kembar di Lutut Gadis yang Awalnya Dianggap Tidak Wajar Kemudian Malah Bangga

Antrean Panjang Warga Cibarusah untuk Mendapatkan Air Bersih karena Kekeringan yang Melanda

Berbagai kendala menjadi penyebab belum adanya air perpipaan di wilayah tersebut mulai dari tidak ada pipa jaringan yang mendukung hingga status tanah yang tidak jelas.

“Nah mereka ini biasanya beli air yang dijual keliling. Mau musim kemarau atau nggak, mereka beli air karena air tanahnya nggak layak,” ucap Ali.

Namun demikian sejauh ini belum ada laporan kekurangan air bersih karena masih bisa difasilitasi. Pasalny warga mengandalkan penjual air keliling yang dimanfaatkan selama ini baik musim kemarau atau tidak.

“Selagi bisa difasilitasi, belum ada teriakan. Jadi belum ada laporan tapi apabila ada (keluhan) bisa saja di drop air bersih ke lokasi,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved