Berita Video

VIDEO: Ahlinya Komplotan Penipu Modus Anak Kecelakaan, Bisa Tirukan Suara Perempuan Via Telepon

Salah seorang tersangka yakni M, diketahui mampu menirukan berbagai karakter suara, dari dokter, guru hingga apoteker.

VIDEO: Ahlinya Komplotan Penipu Modus Anak Kecelakaan, Bisa Tirukan Suara Perempuan Via Telepon
Warta Kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono konpers pengungkapan sejumlah kasus di Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Jumat (19/7/2019) sore. 

Jajaran Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus 3 pelaku penipuan dengan modus menipu orangtua kalau anaknya kecelakaan dengan sambungan telepon.

Ketiga tersangka yang diamankan adalah M (27), AZ (38) dan A (27). Mereka dibekuk di sebuah apartemen yang mereka sewa di Jakarta Utara, Kamis (18/7/2019).

Salah seorang tersangka yakni M, diketahui mampu menirukan berbagai karakter suara, dari dokter, guru hingga apoteker. Bahkan M mampu menirukan suara seorang guru perempuan.

Kemampuan M menirukan karakter suara hingga suara perempuan ini sempat diperagakan dalam konpers di hadapan wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/7/2019).

Dari kemampuannya itulah M mampu memperdaya para korbannya. Kawanan ini sudah beraksi sejak 2009 lalu atau sudah sepuluh tahun. Setiap sebulan minimal mereka beraksi 3 kali.

VIDEO: Diduga Epilepsi Kambuh, Wanita Ditemukan Tewas di Kali Bawah Jembatan RSUD Kota Bekasi

Setiap beraksi mereka berhasil menipu korban antara Rp 17 Juta sampai Rp 40 Juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, para tersangka melakukan penipuan itu sejak 2009 lalu.

Adapun data nomor telepon orangtua murid itu didapatkan dengan mengaku sebagai Dinas Pendidikan, yang mana ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda-beda.

VIDEO: Komplotan Garong Modus Teriak Ban Kempes Diciduk Polisi

"Tersangka A mendapatkan identitas murid dan orang tua murid dengan berpura-pura sebagai staf dinas pendidikan. Setelah mendapatkan identitas tersebut, tersangka M akan menelepon orangtua anak tersebut bahwa anaknya mengalami kecelakaan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (19/7).

Argo mengatakan, saat tersangka M menelepon keluarga korban, ia menyamar sebagai guru pria dan guru perempuan juga dokter serta petugas apotek.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved