Breaking News:

Pengacara Mengamuk di Ruang Sidang, Mantan Hakim: Tidak Usah Jadi Advokat, Jadi Petinju Aja

Asep pun mengatakan perbuatan yang dilakukan D adalah ngawur dan bisa diancam pasal penganiayaan.

Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi 

ASEP Iwan iriawan, mantan hakim sekaligus pakar hukum, menanggapi kasus penganiayaan terhadap dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh pengacara berinisial D, Kamis (18/7/2019).

Dengan nada tinggi, ia meminta agar Perhimpunan Advokat Indonesia memecat D.

"Pengacaranya harus dipecat sama Peradi! Sejak kapan orang lagi baca putusan main pukul," kata Asep di Kantor Ombudsman, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Keluarga Cendana Serahkan Arsip Mantan Presiden Soeharto ke Negara, Dikumpulkan Selama 30 Tahun

Ia mengatakan, hal tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya di ruang sidang.

Asep pun mengatakan perbuatan yang dilakukan D adalah ngawur dan bisa diancam pasal penganiayaan.

"Ya enggak adalah. Itu ring tinju apa ring sidang? Tidak boleh begitu lah. Tidak usah jadi advokat, jadi petinju, gitu aja."

Kota Oxford Berikan Penghargaan kepada Pemimpin Separatis Papua, Indonesia Terluka

"Itu kena (pasal) 207 penganiayaan. Ngawur, jadi advokat atau tukang pukul. Jelas ada ancaman pidananya, penganiayaan, pasal 207, banyak itu. Pecat dia!" tegas Asep.

Sebelumnya, hakim Sunarso menceritakan insiden penganiayaan yang ia alami saat memimpin sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019) sore.

Dia mengaku kejadian itu dilakukan oleh kuasa hukum berinisial D secara mendadak, saat hakim sedang membacakan putusan perkara nomor perkara 223/Pdt/G/2018/PNJkt.Pst di ruang sidang Subekti

Menurut Sunarso, insiden itu merupakan kejadian pertama yang menimpanya setelah selama puluhan tahun menjalani profesi sebagai hakim.

 Ratna Sarumpaet Akhirnya Ajukan Banding karena Alasan Ini, Jaksa Juga Ikut-ikutan

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved