Pedagang Makanan Kurangi Pemakaian Cabai Merah sebagai Dampak Lonjakan Harga Cabai Merah

Sekarang, setengah kilogram saja Rp 40.000. Kalau beli 1 ons Rp 8.000, mahal.

Pedagang Makanan Kurangi Pemakaian Cabai Merah sebagai Dampak Lonjakan Harga Cabai Merah
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pedagang makanan mengeluhkan tingginya harga cabai merah di pasar-pasar tradisional, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (19/7/2019). 

Komoditas cabai merah kering menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat, khususnya penjual makanan.

Tingginya harga cabai hingga menyentuh Rp 85.000 membuat pedagang makanan mengurangi pemakaian cabai.

"Mau semahal apapun, orang-orang pasti beli cabai merah."

"Karena, bumbu masakan utama."

"Solusinya, saya kurangi pemakaian," ucap Leha (45), pedagang warung nasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (19/7/2019).

Ketika harga per kilogram cabai masih Rp 35.000 per kilogram, Leha mengaku dslam sehari berbelanja cabai sebanyak 1 kilogram per hari.

Harga Cabai di Bekasi Terus Melonjak Naik Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Kini, ia hanya membeli setengahnya saja.

"Sekarang, setengah kilogram saja Rp 40.000. Kalau beli 1 ons Rp 8.000, mahal ya," tuturnya.

Selain mengurangi pemakaian cabai merah, ia pun memakai solusi memperbanyak pemakaian bahan makanan lain dalam sambal. Hal itu dilakukan agar sambal yang dibuatnya tetap pedas meski sedikit menggunakan cabai merah.

"Kadang banyakin cabai rawit atau tomat kalau mau masak sambal. Yang penting sambalnya tetap pedas," ujar Leha.

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved