Pencurian

Nyamar Jadi Tukang Bangunan, Tiga Pencuri Gasak Material di Cikarang

Sebuah gudang material milik pengembang properti di Perumahan Pondok Indah Gempol II, Kampung Gempol RT 08/04, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selat

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Sejumlah barang bukti pencurian di gudang material milik pengembang properti di Perumahan Pondok Indah Gempol II, Kampung Gempol RT 08/04, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. 

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM -- Sebuah gudang material milik pengembang properti di Perumahan Pondok Indah Gempol II, Kampung Gempol RT 08/04, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi dibobol maling.

Akibat kejadian itu, korban Jap Hudiano Wibowo (66) mengalami kerugian sekitar Rp 7,5 juta.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro mengatakan, polisi telah mengamankan dua dari tiga pencuri tersebut bernama Endra Kusmawan (36) dan Abdul Rojak (23).

Sedangkan pelaku D (25) berhasil melarikan diri saat petugas menggerebek rumah kontrakannya yang berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.

"Selain mengamankan tersangka, kami juga menyita barang bukti berupa engsel pintu, kunci pintu, stop kontak, grendel pintu dan mesin gerinda," ujar Alin pada Jumat (19/7/2019).

Menurut Alin, kasus pencurian dengan pemberatan ini terjadi pada Selasa (16/7/2019) pagi lalu.

Saat itu, korban Hudiano mendapat laporan dari petugas keamanan perumahan bernama Puji (35) bahwa gudang materialnya dalam kondisi rusak.

Hudiano bergegas ke lokasi dan menyadari beberapa material untuk pembangunan perumahannya telah raib.

Hudiano kemudian mencari tahu sosok pencuri tersebut ke para tetangga.

"Tetangga rumah ada yang melihat kejadian itu, namun para pelaku berdalih mendapat amanat dari korban untuk membawa material tersebut memakai motor Honda Supra bernomor D 4898 SZ milik pelaku," kata Alin.

Alin mengatakan, warga sekitar tidak ada yang menaruh curiga dengan para pelaku karena dianggap tukang bangunan yang bekerja dengan Hudiano.

Namun belakangan diketahui, para lelaki itu merupakan kawanan pencuri.

"Warga kemudian mendatangi rumah kontrakan korban di dekat lokasi. Dari situ, mereka hanya menemukan barang korban sedangkan pelaku tidak ada di tempat," jelasnya.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri menambahkan, polisi terus menggali keterangan warga hingga akhirnya terungkap mereka bersembunyi di rumah salah satu paman pelaku yang berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi.

Di sana, petugas mengamankan Endra dan Rojak tanpa perlawanan berikut barang bukti dari rumah kontrakan pelaku.

"Kepada penyidik tersangka mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian serupa. Modusnya nyamar sebagai tukang bangunan yang bekerja di lokasi proyek," kata Jefri.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved