Kebakaran

Musim Kemarau, Warga Bekasi Diimbau Tidak Bakar Sampah, Ini Alasannya

"Musim kering gini bahan bangunan mudah dan cepat merembet saat terkena api. Apalagi ranting mudah kebakarnya."

Musim Kemarau, Warga Bekasi Diimbau Tidak Bakar Sampah, Ini Alasannya
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Ilustrasi kebakaran terjadi gara-gara bakar sampah sembarangan. 

Saat musim kemarau ini, peristiwa kebakaran di Kota Bekasi kerap dipicu dari aksi  bakar sampah yang dilakukan warga.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin mengimbau warga untuk tidak membakar sampah di sembarang tempat.

Pasalnya, aksi bakar sampah tersebut dapat menyebabkan terjadi kebakaran.

"Musim kering gini bahan bangunan mudah dan cepat merembet saat terkena api. Apalagi ranting mudah kebakarnya," kata Aceng, Jumat (19/7/2019).

Selain pembakaran sampah, pemicu kebakaran lain disebabkan karena arus pendek atau  korsleting listrik.

"Warga juga harus cek kabel–kabel, jangan gunakan colokan menumpuk, hal itu untuk hindari korsleting listring,” ujarnya.

Tim Pemburu Preman Sisir Lokasi Pemuda yang Lakukan Pemalakan di Sekitar Kalideres Jakarta Barat

Pengacara yang Sabet Hakim Pakai Ikat Pinggang di Ruang Sidang Ditetapkan Jadi Tersangka

Dibantu IPB, Jumlah Dokter Hewan di Kota Bekasi Kurang Ideal Untuk Hadapi Hari Raya Idul Adha

Aceng menambahkan, selama musim kemarau ini kebakaran yang terjadi akibat bakaran sampah di Jalan Raya PU, Cimuning, di Jalan H Limun RT 05/01, Jatimakmur, Pondok Gede.

Sedangkan peristiwa kebakaran terbaru terjadi di  lapak pedagang di Jalan Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

"Jadi intinya jangan anggap remeh bakaran sampah ini karena bisa jadi pemicu kebakaran, intinya jangan lalai tetap waspada," ucapnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di lapak pedagang di samping Kantor Pos Bekasi, Jalan Lapangan Multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (18/7/2019).

Kejadian terjadi sekitar pukul 20.20 WIB. Si jago merah menghanguskan lapak jualan atau kios yang didominasi bangunan semi pemanen seperti kayu dan triplek.

Api melahap seluruh bagian komplek lapak tersebut. Total ada 15 lapak pedagang yang hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved