Melintas di Trotoar Jalan Raya Margonda Tak Nyaman, Pemkot Depok Diminta Pikirkan Pejalan Kaki

"Saya kan masih punya jabatan hampir lima tahun lagi. Satu-satu dulu. Sekarang urusan macet dulu,” kata Emil

Melintas di Trotoar Jalan Raya Margonda Tak Nyaman, Pemkot Depok Diminta Pikirkan Pejalan Kaki
Warta Kota
Selain masalah kemacetan, jalur pedestrian di sejumlah titik Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, tidak nyaman bagi pejalan kaki, Jumat (19/7/2019). 

“Jangan cuma mikirin bikin jalan tol, taman, pembangunan dimana-mana. Tapi pejalan kaki juga harus dipikirin,” kata Naufal (27), seorang pejalan kaki di Jalan Raya Margonda, Jumat (19/7/2019) kepada Wartakotalive.com.

Keluhan itu diungkapkan Naufal karena buruknya kualitas trotoar di Jalan Raya Margonda. Ia berharap Pemerintah Kota Depok memikirkan kenyamanan kaum pedestrian.

Di sepanjang sisi Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, tidak sulit menemukan trotoar yang rusak dan tampak tidak terurus.

Hal itu diperparah dengan maraknya pembongkaran trotoar akibat proyek galian di sisi jalan, yang tidak lekas dikembalikan ke bentuk semula meski proyek saluran utilitas itu telah rampung.

Dia menuturkan, selain banyak yang rusak, trotoar juga kerap dijadikan tempat parkir sepeda motor ojek online.

“Kalau ditegor malah galakan dia, kita dipelototin,” kata Naufal.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Dadan Rustandi, berjanji akan segera memperbaiki trotoar, khususnya yang terdampak proyek saluran utilitas.

Saat ini, katanya, perbaikan trotoar masih terganjal proyek penurunan kabel udara ke dalam saluran utilitas, yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami masih menunggu sampai 25 Juli batas akhir penurunan kabel udara ke dalam pipa. Galian pipa itulah yang menyebabkan rusaknya trotoar jalan. Kami sudah kasih ultimatum PT Jabartel. Seandainya tidak selesai, kami akan turun tangan memperbaiki,” kata Dadan, Jumat (19/7/2019).

Meski demikian, jelasnya, perbaikan nanti hanya bersifat sementara dengan menutup lubang-lubang bekas galian.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved