Novel Baswedan Diteror

Jokowi Ultimatum Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan dalam Waktu Tiga Bulan

Menurut Jokowi, kasus Novel Baswedan bukan sesuatu yang mudah diungkap, sehingga membutuhkan waktu tidak singkat.

Jokowi Ultimatum Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan dalam Waktu Tiga Bulan
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Penyidik senior Novel Baswedan turut hadir bersama ratusan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lainnya, saat upacara peringatan ke-73 Kemerdekaan RI, di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/8/2018). 

PRESIDEN Jokowi meminta Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, segera mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Kalau Kapolri kemarin menyampaikan akan meminta waktu enam bulan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

"Saya sampaikan, tiga bulan tim teknis bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan," sambungnya.

Ratna Sarumpaet Akhirnya Ajukan Banding karena Alasan Ini, Jaksa Juga Ikut-ikutan

Menurut Jokowi, kasus Novel Baswedan bukan sesuatu yang mudah diungkap, sehingga membutuhkan waktu tidak singkat.

"Kasusnya ini bukan kasus mudah. Kalau kasus mudah, sehari dua hari ketemu."

"Saya beri waktu tiga bulan. Saya lihat nanti hasilnya apa, jangan sedikit-sedikit lari ke saya, tugas Kapolri apa?" kata Jokowi.

TPF Tak Berhasil Ungkap Penyiram Air Keras, Kuasa Hukum Novel Baswedan: Polisi Gagal Total!

Jokowi berharap, temuan-temuan yang sudah didapat harus segera ditindaklanjuti lagi oleh tim teknis, untuk menyasar ke dugaan-dugaan pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Kita harapkan dengan temuan-temuan yang ada, saya kira sudah menyasar ke kasus-kasus yang terjadi," tuturnya.

Sebelumnya, TPF Polri gagal mengungkap pelaku maupun dalang di balik penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang terjadi pada 11 April 2017 silam.

Kasus Surat Suara Tercoblos, Dua Eks PPLN Kuala Lumpur Tak Boleh Jadi Penyelenggara Pemilu Lagi

Sepanjang pemaparan hasil laporan di Mabes Polri, kemarin, tim sama sekali tidak menyebut nama pelaku atau dalang penyerangan.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved