Berita Jakarta

Anies Menjabat, 4 Instalasi Kota jakarta Ini Dipasang dengan Biaya Mahal dan Tidak Bertahan Lama

Selama Anies Baswedan menjabat 4 pemanis ibu kota ini memakan biaya yang tidak sedikit. Namun akhirnya dibongkar

Kolase foto/Kompas.com
4 Ornamen Jakarta yang akhirnya dibongkar dan memakan biaya tidak sedikit 

Kompas.com merangkum beberapa benda yang digunakan Pemprov DKI Jakarta untuk menambah nilai estetik ibu kota, tapi tak berumur panjang, sebagai berikut:

1. Separator warna warni

Separator warna warni di Pejaten Barat. Minggu (29/7/2018)

Namun, muncul anggapan bahwa separator warna warni akan membahayakan pengguna jalan dan mengaburkan fungsi sebenarnya.

Akhirnya, selang beberapa hari, separator tersebut dicat jadi warna hitam putih.

Menyambut gelaran Asian Games 2018, pemerintah kota Jakarta menyemarakkan kota dengan menghias setiap sudut dengan warna-warni khas gelaran pesta olahraga tersebut.

Salah satunya dilakukan dengan menghias separator jalur atau pemisah jalur jalan dengan cat warna-warni.

Separator jalan tersebut terpantau mulai diwarnai pada Juli 2018.

Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sandiaga Uno, mengatakan separator warna-warni itu hasil inisiatif warga dalam menyambut Asian Games 2018.

Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa tak ada aturan soal warna separator.

2. Pohon plastik

 Pohon plastik di Jalan Merdeka Barat

Kompas.com/Nibras Nada Nailufar
Pohon plastik di Jalan Merdeka Barat

 Pemprov DKI Jakarta pernah memasang lampu hias berwujud pohon plastik yang menghebohkan media sosial pada Juni 2018.

Dari segi estetika, tampilannya pun kurang menarik. Ternyata, pohon-pohon itu adalah stok lama pengadaan tahun 2017.

Biasanya, ketika hari besar, pohon-pohon itu dipasang di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat saat Hari Raya, HUT Jakarta, hingga malam tahun baru.

Jika event selesai, maka pohon ini dicopot. Namun, pohon ini kembali dipasang menjelang perhelatan Asean Games 2018.

Pohon yang dipasang di kawasan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat itupun tak lama kemudian dicopot setelah ada protes dari pengguna jalan yang terhalang pohon.

Terkait anggaran yang dikeluarkan, muncul dua versi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved