Kesehatan

3 Rumah Sakit Bakal Turun Kelas, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Ajukan Keberatan

3 Rumah sakit turun kelas. Maka Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan akan mengajukan keberatan atas rekomendasi Kemenkes yang

3 Rumah Sakit Bakal Turun Kelas, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Ajukan Keberatan
Wartakotalive.com/Zaki Setiawan
KANTOR Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Ciater, Serpong, Kamis (18/7/2019). 

"Keberatan kami tidak menerima rumah sakit turun menjadi tipe D bukan tanpa alasan, kami memiliki alasan kuat yang akan diperkuat dengan dokumen-dokumen.."

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan akan mengajukan keberatan atas rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menurunkan kelas tiga rumah sakit di Tangerang Selatan.

Menurut Kepala Dinkes Tangerang Selatan, Deden Deni rumah sakit di wilayahnya diyakini sudah memenuhi standar sesuai dengan tipe yang tercatat saat ini.

Tiga rumah sakit di Kota Tangsel Turun kelas atas rekomendasi Kemenskes yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan, RSU Insan Permata, dan RSIA Vitalaya.

3 Rumah Sakit di Kota Tangerang Selatan Ini Direkomendasi Kemenkes untuk Turun Kelas

Bikin 3 Koleksi Eksklusif, Lock&Lock; Gandeng Desainer Muklay di Gelaran Shopee Super Brand Day

"Tahapan keberatan yang akan Kami ajukan, Kami sudah siap dengan SDM (Sumber Daya Manusia) dan Aspak (aplikasi sarana dan prasarana alat kesehatan). Saya yakin sebenarnya Kami sudah sesuai standar kelas C, tapi  mungkin ada keterlambatan pelaporan," kata Deden, Kamis (18/7/2019).

RSUD Tangerang Selatan dan RSU Insan Permata yang saat ini masuk dalam rumah sakit tipe C direkomendasikan untuk turun menjadi tipe D.

Sementara RSIA Vitalaya tetap di tipe C namun dengan catatan khusus dari Kemenkes.

Soal Pembuangan Sampah Depok ke Nambo, Kang Emil: Izin dari Saya Sudah, Depok Hanya Perlu Bersabar

Proses Belajar SMPN 21 Terganggu Proyek Tol, Wakil Wali Kota Tangerang Minta JORR Bertanggung Jawab

35 Hari

Pengajuan keberatan atas rekomendasi Kemenkes, kata Deden, memiliki waktu paling lama 35 hari sejak menerima laporan rekomendasi dari Kemenkes itu.

Rekomendasi penurunan kelas dari Kemenkes itu, lanjut Deden, diduga karena pelaporan Aspak dan SDM yang terlambat atau belum lengkap.

Deden pun akan tetap mempertahankan tipe rumah sakit lantaran memiliki sejumlah dokumen yang akan menunjukkan atau membuktikan bahwa laporan Aspak dan SDM telah memenuhi standar.

"Keberatan kami tidak menerima rumah sakit turun menjadi tipe D bukan tanpa alasan, kami memiliki alasan kuat yang akan diperkuat dengan dokumen-dokumen yang kami miliki, dokumen yang disampaikan SDM dan Aspak sesuai standar yang ditetapkan Permenkes Nomor 56 tahun 2014," bebernya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved