Berita Video

VIDEO: PMI Tangsel Gunakan Nucleic Acid Test untuk Periksa Darah Pendonor

Adapun empat penyakit yang dilarang adalah sipilis, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.

VIDEO: PMI Tangsel Gunakan Nucleic Acid Test untuk Periksa Darah Pendonor
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Alat pemeriksa darah NAT di Markas UDD PMI Tangerang Selatan, Ciater, Serpong, Kamis (18/7/2019). 

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan memperkenalkan alat baru yakni NAT (Nucleic Acid Test) yang berada di Markas PMI Tangerang Selatan, Ciater, Serpong.

Kepala UDD PMI Tangerang Selatan, Suhara Manullang menjelaskan, fungsi NAT itu memeriksakan apakah darah yang ditransfusikan mengandung penyakit yang dilarang.

Adapun empat penyakit yang dilarang adalah sipilis, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.

VIDEO: Pro Kontra Penggunaan Lay Bay Atau Titik Jemput Ojol di Stasiun Bekasi

"NAT ini memeriksa DNA nya, sementara alat lain memeriksa anti bodi, artinya kecepatan menemukan reaktipnya jauh lebih cepat pakai NAT," ujar Suhara, Kamis (18/7/2019).

Menurut Suhara, kehadiran alat ini di Tangerang Selatan merupakan yang pertama di Provinsi Banten. Sebelumnya, UDD PMI Tangerang Selatan harus ke Jakarta untuk menggunakan NAT.

VIDEO: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan Sabu dan Ekstasi Senilai Miliaran Rupiah

"Sepengetahuan saya yang memiliki alat ini walaupun kami KSO (Kerjasama Operasional) untuk UDD PMI satu-satunya di Banten," katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Suhara, NAT yang membutuhkan waktu proses sekitar 3 jam dapat memeriksa darah yang mengandung virus jika seseorang sudah terjangkit selama 5-7 hari. Sedangkan alat lain berkisar 2-3 bulan.

VIDEO: Ribuan PPSU Liburan Gratis ke Dufan Sekaligus Nostalgia Masa Lalu

Pemeriksaan menggunakan NAT sendiri tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 14 Tahun 2017 tentang pembebasan pengganti biaya pengolahan darah.

"Kita tahun ini masih kerjasama operasional dengan satu perusahaan untuk bisa berjalannya Perwal tentang pembebasan pengganti biaya pengolahan darah yang diamanatkan memakai pemeriksaan NAT," jelas Suhara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved