Sport Tourism Event

Tingkatkan Pariwisata Belitong Geopark, BPJS-TK Gelar International Stand Up Paddle & Kayak Marathon

“Kegiatan ini menyajikan Sport Tourism Event yang berbeda dan diharapkan akan memberikan kontribusi ekonomi positif bagi kawasan Belitong Geopark."

Tingkatkan Pariwisata Belitong Geopark, BPJS-TK Gelar International Stand Up Paddle & Kayak Marathon
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Riko Arnaldo dari Sea Kayak Indonesia (kiri ke kanan), Humas BPJS TK Evan Kurniawan, dan Founder Stand Up Paddle Indonesia (SUP.ID) Heriyanto berfoto bersama usai konferensi pers Belitong Geoprak International Stand Up Paddle & Kayak Marathon (BGISKM) 2019 di Albergo Resto & Lounge, Permata Hijau, Jakarta, Rabu (17/7/2019). 

“Kawasan Belitong Geopark memiliki keindahan permukaan laut yang unik dengan bebatuan granit nya, memberikan nilai tambah tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajah permukaan laut dan garis pantainya,”

DALAM rangka meningkatkan sektor pariwisata di kawasan Geopark Belitong, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) menggelar acara Belitong Geoprak International Stand Up Paddle & Kayak Marathon (BGISKM) 2019 di di Tanjung Kelayang, Belitung, 2-4 Agustus 2019.

Humas BPJS TK Evan Kurniawan mengatakan, BPJS TK memiliki visi untuk mendukung program pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia.

“Kegiatan ini akan menyajikan Sport Tourism Event yang berbeda dan diharapkan akan memberikan kontribusi ekonomi yang positif terhadap kawasan Belitong," tuturnya.

Studi Banding Ke Malioboro, Bank Indonesia Tertarik Kembangkan Wisata Kota Tua

Hasil Survei BI, Kota Tua Harus Berbenah untuk Sedot Wisatawan Domestik dan Mancanegara

"Rencananya event ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan yang akan digelar di Belitong untuk mendorong wisata bahari,” imbuh Evan Kurniawan di Albergo Resto & Lounge, Permata Hijau, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Selain untuk pengembangan sport tourism, event ini juga ingin membuktikan kepada dunia bahwa Belitong layak ditingkatkan statusnya menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

Saat ini Belitong sedang berada pada tahapan penilaian kelayakan menjadi UGG oleh asesor UNESCO.

 “Stand Up Paddle & Kayak ini sudah mulai naik popularitasnya dalam beberapa bulan terakhir. Nah, olahraga ini sangat cocok dikembangkan di Indonesia karena kita memiliki lautan yang cukup luas,” kata Evan.

Festival Pesona Lokal 2019, Adira Finance Angkat Potensi Budaya, Pariwisata dan Kearifan Lokal

Penataan Rute, Bandar Udara Kertajati Majalengka Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Baru

Humas BPJS TK Evan Kurniawan (kiri) memberikan penjelasan tentang Belitong Geoprak International Stand Up Paddle & Kayak Marathon (BGISKM) 2019 di Albergo Resto & Lounge, Permata Hijau, Jakarta, Rabu (17/7/2019).
Humas BPJS TK Evan Kurniawan (kiri) memberikan penjelasan tentang Belitong Geoprak International Stand Up Paddle & Kayak Marathon (BGISKM) 2019 di Albergo Resto & Lounge, Permata Hijau, Jakarta, Rabu (17/7/2019). (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Stand Up Paddle

Riko Arnaldo dari Sea Kayak Indonesia mengatakan ide menggelar International Stand Up Paddle & Kayak Marathon 2019 berawal dari kesukesan Belitong Geopark Kayak Marathon 2018.

Event ini berhasil menghadirkan 82 orang pedayung dari 7 negara untuk berlaga dalam Kayak Marathon sepanjang 21 km dan juga menggelar eksibisi Stand Up Paddle.

Halaman
123
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved