Demokrasi

Sejumlah Alasan Fadli Zon Ungkap Pendulum Demokrasi Terancam Kembali Mundur pada Otoritarianisme

Mewujudkan demokrasi itu susah dan harus dikerjakan dengan komitmen merawat komitmen, nilai-nilai, dan institusi-institusinya.

Sejumlah Alasan Fadli Zon Ungkap Pendulum Demokrasi Terancam Kembali Mundur pada Otoritarianisme
Warta Kota/Istimewa
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon bersama Ketua DPR AS, Nancy Pelosi dalam sebuah ajang tentang demokrasi yang diselenggarakan di Amerika Serikat. 

BANYAKNYA tindakan represif dinilai sebagai ancaman terhadap demokrasi yang ditandai dengan terancamnya kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi.

"Demokrasi itu susah dan harus dikerjakan dengan komitmen merawat komitmen, nilai-nilai, dan institusi-institusinya," kata Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Menurut Fadli Zon, tak hanya soal Pemilu yang bebas, jujur dan adil, namun di antara pemilu itu pun harus ada pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

"Tanpa ada kontrol legislatif, kontrol civil society, dan media, demokrasi mudah tergelincir menjadi sekedar prosedural demokrasi tapi praktiknya otoritarianisme."

"Tantangan demokrasi lainnya yakni semakin mahalnya ongkos demokrasi, sehingga hanya “orang-orang kaya” saja yang bisa lolos dalam permainan demokrasi," ungkap Wakil Ketua DPR dan juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini dalam diskusi di Leadership Forum yang diselenggarakan Kongres Amerika Serikat di bawah naungan House Democracy Partnership (HDP).

"Pendulum demokrasi pada satu titik tertentu dapat berayun kembali menuju rezim otoritarianisme, bahkan bisa di negara-negara yang mempraktikkan demokrasi liberal," katanya.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon adalah salah seorang pembicara dan peserta Leadership Forum di Thomas Jefferson Building, Library of Congress, Washington, DC AS, yang diselenggarakan tanggal 16-17 Juli 2019.

Acara ini baru pertama kali diselenggarakan oleh HDP, diikuti anggota Kongres AS, sejumlah senator, dan sekitar 16 Pimpinan Parlemen dari negara-negara Mitra HDP.

HDP Leadership Forum terselenggara atas dukungan National Democratic Institute dan International Republican Institute (IRI), dua lembaga non profit yang fokus pada penguatan demokrasi.

DPR RI diwakili oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (F Partai Gerindra) dan Desy Ratnasari (FPAN).

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (Warta Kota/Istimewa)
Halaman
123
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved