Pertama di Banten, UDD PMI Tangsel Gunakan NAT untuk Periksa Darah Hanya Dalam Tempo 3 Jam

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan memperkenalkan alat baru yakni NAT (Nucleic Acid Test)

Pertama di Banten, UDD PMI Tangsel Gunakan NAT untuk Periksa Darah Hanya Dalam Tempo 3 Jam
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Alat pemeriksa darah NAT di Markas UDD PMI Tangerang Selatan, Ciater, Serpong, Kamis (18/7/2019). 

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan memperkenalkan alat baru yakni NAT (Nucleic Acid Test) yang berada di Markas PMI Tangerang Selatan, Ciater, Serpong.

Kepala UDD PMI Tangerang Selatan, Suhara Manullang menjelaskan, fungsi NAT itu memeriksa apakah darah yang ditransfusikan mengandung penyakit yang dilarang hanya dalam tempo 3 jam..

Adapun 4 penyakit yang dilarang adalah sipilis, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.

"NAT ini memeriksa DNA-nya, sementara alat lain memeriksa antibodi, artinya kecepatan menemukan reaktifnya jauh lebih cepat pakai NAT," ujar Suhara, Kamis (18/7/2019).

Menurut Suhara, kehadiran alat ini di Tangerang Selatan merupakan yang pertama di Provinsi Banten.

Sebelumnya, UDD PMI Tangerang Selatan harus ke Jakarta untuk menggunakan NAT.

"Sepengetahuan saya yang memiliki alat ini walaupun kami KSO (Kerja Sama Operasional) untuk UDD PMI satu-satunya di Banten," katanya.

Lebih lanjut, Suhara menjelaskan, NAT yang membutuhkan waktu proses sekitar 3 jam dapat memeriksa darah yang mengandung virus jika seseorang sudah terjangkit selama 5-7 hari.

Sedangkan alat lain butuh waktu berkisar 2-3 bulan.

Pemeriksaan menggunakan NAT sendiri tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 14 Tahun 2017 tentang pembebasan pengganti biaya pengolahan darah.

"Kita tahun ini masih kerjasama operasional dengan satu perusahaan untuk bisa berjalannya Perwal tentang pembebasan pengganti biaya pengolahan darah yang diamanatkan memakai pemeriksaan NAT," kata  Suhara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved