Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

Kritik TGPF Bentukan Polri, Haris Azhar: Tidak Ada yang Baru, Mungkin Bisa Bongkar Otak Kejahatan

Haris Azhar tidak yakin kasus Novel Baswedan bisa diselesaikan oleh TGPF bentukan Polri..

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Rangga Baskoro
Koordinator Kontras Haris Azhar 

Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru Haris Azhar mengkritik Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk Polisi untuk menyelesaikan kasus Novel Baswedan.

Menurutnya, tidak ada yang baru dalam temuan TGPF.

Haris bersyukur, setelah menunggu 2 tahun akhirnya Polri membentuk TGPF untuk kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.

“Dengan 60 orang lebih anggotanya, menjelang debat Capres topik Hukum, akhirnya rampung,” kata Haris dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Wartakotalive, Kamis (18/7/2019).

TGPF: Penggunaan Kewenangan Berlebihan Picu Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Haris pun tidak yakin jika kasus Novel dapat diselesaikan dalam waktu dekat ini oleh TGPF.

Mengingat yang diungkapkan TGPF pada Rabu kemarin hanya soal temuan-temuan yang sudah diungkapkan sebelumnya.

“Mungkin di lain kesempatan TGPF bisa membongkar otak pelaku kejahatan ini. Tidak saat ini. Kenapa? Saya juga tidak tahu. Mungkin mereka sibuk. Tidak ada yang baru,” imbuhnya.

Wanita Cantik Calon Jenderal, Lulusan Terbaik Akmil 2019, Prestasinya Sejak Kecil Bikin Kagum

Namun kata Haris, ia cukup kaget dengan pengungkapkan TGPF yang menyebut kasus Novel terkait dengan penanganan 6 kasus yang ditangani KPK.

Lebih kaget lagi, TGPF menyebut Novel sudah melampaui kewenangannya sebagai penyidik KPK.

“Kurang lebih mereka mau bilang karena Novel dan/atau KPK melampaui kewenangan maka munculah balas dendam brutal ini. Kewenangan yang mana yang melampaui hukum? Tidak dijelaskan,” kata Haris.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved