Wali Kota Tangerang dan Menkumham Berseteru, Mendagri Minta Gubernur Banten Turun Tangan

Harusnya, lanjut Tjahjo Kumolo, penyelesaian pendapat dapat dilaksanakan dengan cara santun dan bermartabat.

Wali Kota Tangerang dan Menkumham Berseteru, Mendagri Minta Gubernur Banten Turun Tangan
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kota Tangerang (FORKOT) ke- 4 tahun 2019 di Lapangan Sepakbola Sukun, Tangerang, Minggu (24/3). 

"Karena, terakhir gubernur bikin surat ke Mendagri minta untuk tetap menetapkan lahan pertanian," jelasnya.

Sehingga, atas perseteruan yang kini terjadi, Arief R Wismansyah menganggap kemungkinan Yasonna Laoly mendapatkan informasi yang kurang valid dari stafnya.

 Sekjen FPI Munarman Bilang Ijtima Ulama Jilid Empat Tak Perlu Izin Aparat Seperti di Negara Otoriter

Lebih lanjut, Arief R Wismansyah menjelaskan selama ini pihaknya terus melakukan komunikasi dengan staf Kemenkumham, dalam setiap kali rapat, khususnya masalah aset.

"Khusus masalah aset, Kemenkumhan sudah 12 kali rapat atau lebih. Bahkan kita juga sudah minta ke Pak Presiden dan lain sebagainya."

"Dulu 2014 saya sudah menghadap Pak Menteri, Pak Sekjen, hanya saja setiap pembahasan selalu deadlock," ungkapnya.

 GNPF Ulama Tak Lagi Dukung Prabowo, Kecuali Sang Mantan Capres Ikut Indonesian Idol

Arief R Wismansyah akhirnya menjelaskan mengapa setiap kali membahas aset Kemenkumham, selalu saja berakhir deadlock.

Bahkan, pernah terjadi walk out di mana pihaknya ditinggal oleh staf Kemenkumham ketika rapat sedang berlangsung.

Luas kawasan Kemenkumham di Kota Tangerang, menurut Arief R Wismansyah, mencapai 182 hektare.

 Pengemudi Jeep Rubicon yang Tabrak Pemotor Lalu Terobos Garis Finis Lomba Maraton Jadi Tersangka

Luas lahan yang belum terbangun hanya tersisa 22 hektare atau sekitar 13 persen.

"Kalau ngebangun biasanya 60 :40, artinya 60 dibangun, 40 untuk fasilitas sosial atau umum.
Itu kami minta ditata."

"Ada kepentingan Kemenkumham di Kota Tangerang mau dibangun Rubasan, gedung pengayoman, bahkan beliau menyampaikan 22 hektare mau dibangun politeknik semua."

"Nah, kan ada kewajiban fasum tadi. Hal-hal teknis seperti itu yang akhirnya tidak pernah disepakati dan tidak selesai hampir 5-6 tahun," terangnya.

 Sekjen FPI Tegaskan Rizieq Shihab Bukan Tak Berani Pulang, tapi Dicegah Keluar dari Arab Saudi

Menyangkut hal itu, Arief R Wismansyah mengaku sudah bersurat kepada Yasonna Laoly, untuk mengklarifikasi bahwa lahan pertanian bukan alasan yang dibuat-buat oleh Pemkot Tangerang.

Melainkan, merupakan arahan dari Kemendagri serta ada di Perda Provinsi Banten.

"Makanya saya rasa sebenarnya ini hanya masalah miskomunikasi laporan ke Pak Menteri kaitan lahan pertanian."

 Amien Rais: Demokrasi Tanpa Oposisi Jadi Demokrasi Bodong

"Jadi saya pikir kemarin masyarakat tuntut Pak Menteri harus minta maaf dan segala macam."

"Saya bilang Pak Menteri tidak perlu minta maaf karena‎ tidak salah. Yang menyampaikan informasi ini loh, itu menurut saya," paparnya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memutuskan kembali memberi layanan publik kepada warga, di kompleks-kompleks Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

 Polisi Bikin Sketsa Wajah Penembak Misterius Saat Kerusuhan 21-22 Mei 2019, CCTV Tak Membantu

Namun, layanan Pemerintah Kota Tangerang seperti angkut sampah, perbaikan drainase, perbaikan dan penerangan jalan, tetap tidak berlaku di kantor-kantor Kemenkumham di Kota Tangerang.

Arief R Wismansyah mengatakan pemberhentian layanan publik untuk kantor-kantor Kemenkumham itu diberlakukan mulai hari ini.

 Pidato Lengkap Jokowi dalam Acara Visi Indonesia: Lembaga yang Tidak Bermanfaat akan Saya Bubarkan!

"Kalau perkantoran di tanah Kemenkumham disetop langsung hari ini," ujar Arief R Wismansyah saat jumpa pers di ruang rapat Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/7/2019).

"Diberlakukan sampai mereka komunikasi dengan kita," sambungnya.

Kantor-kantor Kemenkumham yang berdiri di Kota Tangerang antara lain Kantor Rupbasan, Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang, Lapas Kelas I Tangerang, dan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

 Respek Mantan Presiden PKS Anis Matta kepada Sandiaga Uno yang Tak Dampingi Prabowo Temui Jokowi

Lalu, Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang, Lapas Anak Perempuan Kelas IIB Tangerang, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Tangerang.

Arief R Wismansyah menyatakan, pemberhentian layanan publik diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan.

Dia juga menuturkan, pelayanan publik Pemerintah Kota Tangerang itu bukan kewajibannya.

 Kronologi Kapal Kargo Panama Senggol Crane di Pelabuhan Tanjung Emas, Satu Orang Luka

"Ya, kita pengin lihat iktikad dari sana, kan sebenarnya bukan kewajiban kita," katanya.

Pemberhentian layanan itu merupakan imbas perseteruan Arief R Wismansyah dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, terkait lahan-lahan milik Kemenkumham di Kota Tangerang.

"Makanya saya berharap ada jalan keluar terbaik untuk semuanya agar masalah ini tuntas."

 Jokowi dan Prabowo Bertemu, Partai Demokrat Sebut AHY Pembuka Jalan

"Terus kemarin itu saya juga kirim surat klarifikasi ke Presiden dan Mendagri. Mudah-mudahan Presiden dan Mendagri menjembatani," harap Arief R Wismansyah.

Ditanggapi Santai

Wartakotalive sempat mengunjungi Lembaga Permasyarakatan Klas II B Anak Wanita Tangerang.

Pihak Lapas yang bertempat di Jalan Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang ini, tampak santai dengan ancaman yang dilayangkan Arief R Wismansyah.

"Kalau kami sebetulnya tidak mau kasih komentar ya," ungkap salah satu petugas di lapas tersebut, saat dijumpai Wartakotalive di lokasi.

 Kembali ke Partai Gerindra Atau Tidak, Sandiaga Uno Serahkan Nasibnya kepada Prabowo

"Kalapas juga lagi rapat hari ini dengan Pak Menteri di Kantor Kemenkumham," imbuhnya.

Pelayanan pun tetap berjalan lancar, dan tanpa menemui hambatan.

"Infonya kami sudah tahu itu. Tapi kalau penerangan dimatikan, kami punya genset, kok."

 Sekjen: Partai NasDem Tidak akan Merendahkan Diri dengan Sodorkan Nama Calon Menteri kepada Jokowi

"Untuk mengangkut sampah juga kami punya gerobak sendiri. Jadi enggak ada masalah," paparnya.

Perseteruan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dengan Menkumham Yasonna Laoly masih belum mencair.

Yasonna Laoly tetap dingin, Arief R Wismansyah semakin panas.

 Kronologi Pengemudi Jeep Rubicon Tabrak Wanita Lalu Terobos Garis Finis Milo Run, Inisialnya PDK

Arief R Wismansyah nekat menghentikan sejumlah pelayanan di tiap-tiap kantor Kemenkumhan yang ada di Kota Tangerang.

Kebijakan tersebut terkait saling sindir dari pejabat publik ini.

"Sudah lah Wali Kota Tangerang jangan kekanak-kanakan," ujar Dosen UNIS Tangerang Adib Miftahul kepada Wartakotalive, Selasa (16/7/2019).

 Isi Lengkap Surat Baiq Nuril kepada Jokowi: Ini Bukan Lagi Perjuangan Pribadi

"Seharusnya pikirkan untuk langkah ke depannya, dengan memperbaiki menajerial pemerintahan yang dipimpin olehnya," tambahnya.

Menurut pengamat politik ini, sistem menajerial yang diterapkan Arief R Wismansyah sangat buruk, sehingga menuai polemik seperti ini.

"Secepatnya perbaiki menajerial. Kalau dibiarkan kisruh seperti ini tidak baik untuk jalannya pemerintahan ke depan," ucapnya.

 Ayah Nodai Anak Kandung yang Sedang Menyetrika, Dipergoki Istri yang Baru Bangun Tidur

Adib yang mengajar di Fakultas FISIP UNIS, menyarankan agar Wali Kota melakukan sistem komunikasi yang baik, seperti proses lobi-lobi dan negosiasi.

"Hanya di pemerintahan yang dipimpin Arief ini terjadi permasalahan dengan pihak Kemenkunham terkait lahan."

"Kalau manajerial bagus, tidak mungkin menimbulkan kisruh. Contohnya Wali Kota Tangerang terdahulu lainnya bisa menanggapi persoalan ini dengan baik."

 Polisi Tegaskan Berunjuk Rasa di Depan Rumah Prabowo Melanggar Hukum

"Duduk bersama untuk kepentingan rakyat ke depan. Jangan hanya ego atau sikap emosional yang dikedepankan, nanti yang jadi korban masyarakat juga," imbau Adib.

Konflik antara kepala daerah dan menteri ini mencuat akibat adanya kesalahpahaman antara Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dengan Menkumham Yasonna Laoly.

Permasalahan ini bermula ketika Kemenkumham berencana membangun kampus Poltekip dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) di Kota Tangerang.

 Prabowo Dibilang Nyelonong Temui Jokowi, Waketum Gerindra Tantang Amien Rais Lakukan Ini

Saat mengurus perizinan, Pemkot Tangerang dinilai menghambat.

Saat kampus tersebut sudah terbangun dan diresmikan Menkumham Yasonna Laoly, ia sempat menyindir Arief R Wismansyah.

Ketika memberikan pidato sambutan peresmian kampus, Yasonna Laoly menyindir Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang ia sebut tidak ramah terhadap kementeriannya.

 Jelaskan Pertemuan dengan Jokowi, Prabowo Segera Bertemu Amien Rais

"Kepala BPSDM Hukum dan HAM supaya tidak mengurus izin-izin yang berkaitan dengan ini."

"Karena Pak Wali Kota agak kurang ramah dengan Kemenkumham," kata Yasonna Laoly saat berpidato di acara peresmian Kampus Poltekip dan Poltekim, Selasa (9/7/2019) lalu.

Setelah itu, Arief R Wismansyah meladeni sindiran tersebut dengan menerbitkan surat edaran rencana menghentikan pelayanan terhadap masyarakat di kawasan lahan Kemenkumham. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved