Berita Video

VIDEO: Tidak Lolos Uji Emisi Dilarang Parkir di Walikota Jakarta Utara

“Pelaksanaan itu diterapkan mulai Senin pekan depan. Saat ini masih kami lakukan sosialisasi dengan memberikan pelayanan uji emisi gratis selama dua h

VIDEO: Tidak Lolos Uji Emisi Dilarang Parkir di Walikota Jakarta Utara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau (kanan) dan Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim (kiri) memulai pelaksanaan uji emisi tahap dua kendaraan bermotor di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (17/7/2019). 

Kebijakan kendaraan tidak lulus uji emisi dilarang parkir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara akan diterapkan mulai minggu depan. Hal itu sebagai konsekuensi mencegah pencemaran udara di Jakarta Utara.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan langkah penerapan kendaraan yang tidak lolos uji emisi dilarang parkir menjadi sanksi bagi pemilik yang enggan merawat kendaraannya.

“Pelaksanaan itu diterapkan mulai Senin pekan depan. Saat ini masih kami lakukan sosialisasi dengan memberikan pelayanan uji emisi gratis selama dua hari,” kata Ali, Rabu (17/7).

Pada pelaksanaannya, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) yang bertugas di pintu masuk Kantor Wali Kota Jakarta Utara akan melakukan pengecekan dengan aplikasi berbasis android bernama 'E-UJI EMISI'.

Selanjutnya nomor polisi kendaraan pribadi milik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Kendaraan Dinas Operasional (KDO) akan dicek oleh petugas apakah lulus uji emisi atau tidak.

“Pengecekannya disesuaikan jam masuk kerja, pukul 06.30 WIB dan dilakukan hingga sore hari untuk mengecek kendaraan masyarakat,” ungkap Ali.

Apabila ternyata tidak lulus uji emisi, maka kendaraan tersebut tidak diperbolehkan parkir di gedung parkir maupun di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Sementara bagi tamu masyarakat masih diberikan toleransi untuk parkir di halaman kantor.

Sebelumnya Uji emisi tahap dua kendaraan bermotor digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (17/7). Uji emisi menyasar kendaraan roda empat milik Aparatur Sipil Negara (ASN), Kendaraan Dinas Operasional (KDO) serta kendaraan pribadi milik warga.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau mengatakan selain ASN, uji emisi yang dilakukan sekarang ini diperuntukan bagi masyarakat atau tamu yang sedang mengunjungi Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

“Pelaksanaan uji emisi ini kita lakukan selama dua hari, hari ini dan Kamis besok. Ini untuk mengurangi polusi udara di wilayah DKI Jakarta,” kata Syamsuddin, Rabu (17/7).

Selain itu pelaksanaan uji emisi kali ini juga menerapkan aplikasi berbasis android bernama 'E-UJI EMISI'. Dengan aplikasi tersebut, pemilik kendaraan dapat mengetahui apakah kendaraannya lulus uji emisi atau tidak.

“Ini juga sekaligus kita menerapkan aplikasi android E-UJI EMISI. Hasilnya akan ditampilkan di aplikasi hanya dengan memasukkan nomor kendaraan,” kata Syamsuddin.

Sementara itu seorang ASN, Raymond Natanael, menyambut baik adanya kegiatan uji emisi semacam ini. Sehingga dapat mengurangi polusi di Jakarta yang sudah sangat memprihatinkan.

“Bagus programnya, ini kan antisipasi kurangi polusi di Jakarta. Harapan kedepannya dengan program ini mengurangi polusi udara di Jakarta khususnya di Jakarta Utara,” kata Raymond. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved