Berita Tangerang

Siswa SMPN 21 Terus Hirup Debu Proyek Tol Kunciran, Begini Dampaknya Jika Keseringan

Siswa dan guru di SMPN 21 Kota Tangerang terpaksa harus menghirup debu proyek Tol Kunciran-Bandara

Siswa SMPN 21 Terus Hirup Debu Proyek Tol Kunciran, Begini Dampaknya Jika Keseringan
Warta Kota/Andika Panduwinata
SMPN 21 Kecamatan Benda, Kota Tangerang ini terkurung pembangunan Jalan Tol Kunciran-Bandara Soekarno Hatta. 

Imbauan Dinas Kesehatan Kepada Siswa SMPN 21 yang Hirup Debu Proyek

Siswa SMPN 21 Kota Tangerang mengalami nasib yang memprihatinkan.

Para siswa sambil belajar terpaksa hirup debu proyek Jalan Tol Kunciran-Bandara Soekarno Hatta.

Sekolah yang berada di Kecamatan Benda ini terkurung dengan pembangunan itu. Kesehatan dan nyawa anak - anak ini pun terancam.

Penyakit yang Berdampak Siswa SMPN 21 Kota Tangerang Terpaksa Menghirup Debu

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspa Dewi mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.

Pihak sekolah telah melayangkan proposal untuk pengadaan alat kesehatan kepada Dinkes setempat.

Mereka meminta masker agar tak menghirup debu itu. Dinkes pun memberikan bantuan tersebut.

Siswa SMPN 21 Kota Tangerang Kelelahan Bersihkan Debu Proyek, Kegiatan Belajar Mengajar Tak Dimulai

"Masker memang diberikan. Imbauan saya sebaiknya anak-anak menggunakan masker dengan bahan kain yang lembab," ujar Liza kepada Warta Kota, Rabu (17/7/2019).

Menurutnya, masker lembab itu untuk menghalau debu agar tak mengganggu pernafasan. Sehingga tak merusak organ - organ tubuh lainnya.

"Maskernya harus basah, biar debu itu nempel. Jadi tidak terhirup debunya," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved