Pendidikan

Sekolah Swasta di Kayuringin Cuma 2 Siswa, Begini Kata Wali Kota Bekasi

Adanya sekolah swasta yang hanya diminati 2 siswa, membuat Wali Kota Bekasi angkat bicara

Sekolah Swasta di Kayuringin Cuma 2 Siswa, Begini Kata Wali Kota Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Rahmat Effendi, usai melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Senin (5/11/2018). 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi angkat bicara mengenai adanya satu SMP Swasta di wilayah Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan yang hanya memiliki dua siswa pada tahun ajaran 2019/2020.

Politisi Partai Golkar ini menyebut yang membuat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke salah satu sekolah karena mempertimbangkan kualitas dari sarana pendidikan itu sendiri.

“Saat tren itu tidak terpenuhi oleh kualitas, maka orang akan lari. Jadi sekarang persoalannya bukan karena nggak dapat kelas, tapi persoalan kualitas. Kalau kualitas bisa terjaga, pasti diminati siswa,” kata Rahmat pada Rabu (18/7/2019).

Disdik Kota Bekasi Ungkap Pembentukan Unit Sekolah Baru Terjadi Atas Keinginan Masyarakat

Menurut Rahmat, sebagai pemegang kebijakan, pemerintah berhak mengendalikan persoalan tersebut.

Apalagi keberadaan sekolah juga mengandalkan izin yang diberikan pemerintah.

“Kalau nggak bisa beroperasional sama sekali yah pertama dilikuidasi atau kedua dibeli pemerintah,” ujar Rahmat.

Rahmat mengatakan sekolah swasta cenderung berorientasi pada yayasan dan mereka tidak mengambil profit.

Namun bila sekarang tidak diminati berarti ada persoalan.

Kata dia, orang tua lebih memilih sekolah negeri karena berbagai alasan.

Kumpulan Pengelola Sekolah Swasta Demo di Kantor Wali Kota Bekasi karena Jumlah Siswa Baru Sedikit

Pertama segala sarana dan prasarana dijamin pemerintah, kedua kualitas dan jaminan mutunya juga baik.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved