MUI Buka Suara Soal Lahan Kemenkumham yang Menyebabkan Wali Kota Tangerang Dipolisikan

MUI Buka Suara Soal Lahan Kemenkumham yang Menyebabkan Wali Kota Tangerang Dipolisikan. Simak selengkapnya.

MUI Buka Suara Soal Lahan Kemenkumham yang Menyebabkan Wali Kota Tangerang Dipolisikan
photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly 

PERSETERUAN Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumhan) berbuntut saling melaporkan ke polisi.

Mereka masing - masing mendatangi Mapolrestro Tangerang pada Selasa (16/7/2019) kemarin.

Arief melaporkan Yasonna terkait izin menderikan bangunan Poltekip dan Poltekim di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Berkas Laporan Pemkot Tangerang Soal Lahan Kemenkumhan Dikembalikan Lagi Oleh Polisi

Sedangkan Kemenkumham melaporkan Wali Kota Tangerang karena dugaan pelanggaran penguasaan lahan - lahan yang tidak sesuai peruntukannya.

Salah satunya yakni Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang. Gedung tersebut berdiri di atas lahan milik Kemenkumham.

Pantauan Warta Kota, Gedung MUI itu berdiri di kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Bersebelahan dengan Masjid Raya Al Azhom.

Di sebrangnya pun ada Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Para pengurus MUI menggelar rapat mengenai persoalan ini.

"Ini memang lahan Kemenkumham," ujar pengurus MUI Kota Tangerang, Sajiran saat dijumpai Warta Kota di lokasi, Rabu (17/7/2019).

Kliennya Tersangka, Kuasa Hukum Patrich Wanggai Belum Mau Komentar. Penyidikan Sudah 80 Persen

Ia menjelaskan lahan ini berbeda kepemilikannya dengan Masjid Al Azhom yang ada di sampingnya. Menurutnya rumah ibadah itu berdiri di atas lahan Kemenkumham, tapi asetnya sudah diserah terimakan ke Pemkot Tangerang.

"Kalau Gedung MUI, lahannya masih kepemikikan Kemenkumhan. Kemudian dibangun oleh Pemda," ucapnya.

Sajiran menyebut pihaknya telah mengetahui mengenai perselisihan Arief dengan Yasonna. Dirinya berharap agar masalah ini bisa cepat diatasi.

"Sudah tau kalau dilaporkan ke polisi. Kami juga yang di sini, kalau seumpanya disuruh pergi, ya pergi. Memang lahan Kemenkumham. Sebaiknya mereka bisa damai," kata Sarijan. 

Stadion GBLA Sebagai Markas Persib Terbengkalai, Begini Komentar Gubernur Ridwan Kamil

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved