Breaking News:

INFO KEMENTERIAN

Kunjungi Balai Rehabsos Lansia Gau Mabaji, Mensos Diajak Bernyanyi

Pria bernama Darmono itu duduk di atas kursi roda. Sambil menggenggam tangan Mensos, pria itu mengajak sang Menteri bernyanyi.

Dok. Humas Kementerian Sosial
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita berdialog dengan para lansia (lanjut usia) yang tinggal di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji, Kabupaten Gowa, Selasa (16/7/2019). 

Perempuan yang akrab disapa Yani ini mengungkapkan, Terapi Penghidupan sangat penting untuk melatih psikomotorik lansia.

Pada sesi ini biasanya lansia berkumpul di satu ruangan bersama-sama, saling mengobrol dengan sesama lansia sambil beraktifitas membuat bunga kertas, aktivitas mewarnai batu untuk hiasan, menggunting, menyusun dan merangkai limbah botol plastik air mineral menjadi wadah serbaguna. 

"Berbagai aktifitas yang dilaksanakan lansia di Balai diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka secara optimal. Selain terapi Penghidupan, mereka juga mendapatkan Terapi Fisik, Terapi Psikososial, dan Terapi Spiritual," terangnya. 

Balai Rehablitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji Gowa pada tahun 2019 ini menargetkan menjangkau dan memberikan layanan kepada 390 lanjut usia yang berada di regional wilayah kerjanya. 

Dari jumlah tersebut sebanyak 100 orang untuk lansia yang membutuhkan rehabilitasi lanjutan dalam balai dan 290 orang lansia yang berada di masyarakat melalui program penjangkauan, dukungan keluarga, dan Home Care melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menunjukkan tulisan kesan dan pesan di sebuah kertas besar dengan tinta perak usai mengunjungi para lansia (lanjut usia) yang tinggal di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji, Kabupaten Gowa, Selasa (16/7/2019).
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menunjukkan tulisan kesan dan pesan di sebuah kertas besar dengan tinta perak usai mengunjungi para lansia (lanjut usia) yang tinggal di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji, Kabupaten Gowa, Selasa (16/7/2019). (Dok. Humas Kementerian Sosial)

Jangkau 10 provinsi

Jangkauan wilayah kerja Balai Rehabilitasi Sosial Gau Mabaji Meliputi 10 provinsi, terdiri dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kaliman Utara.

Di akhir kunjungan Mensos menyampaikan kepada para lansia agar mempergunakan balai untuk tetap bisa berkarya, mengisi waktu-waktu dengan bahagia, dan tetap bersemangat. 

"Saya melihat dan semakin memahami tentang tantangan yang dihadapi di balai dalam melayani para lanjut usia. Komitmen dan dedikasi teman-teman semua diharapkan bisa bisa meningkatkan pelayanan, termasuk kesabaran dalam menghadapi atau berinteraksi dengan para lansia," tulisnya saat diminta untuk memberikan kesan dan pesan di sebuah kertas besar dengan tinta perak. 

Keterangan resmi yang diterima wartakotalive.com menyebutkan, Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Gau Mabaji berdiri di atas lahan seluas 2,97 hektare. Saat ini balai tersebut diperkuat SDM sebanyak 49 orang.

Halaman
123
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved