FPI Belum Penuhi 10 Syarat untuk Perpanjang SKT Ormas, Salah Satunya Rekomendasi Kementerian Agama

Front Pembela Islam (FPI) belum memenuhi 10 dari total 20 syarat administrasi.

FPI Belum Penuhi 10 Syarat untuk Perpanjang SKT Ormas, Salah Satunya Rekomendasi Kementerian Agama
Alija Berlian Fani
Sekretariat FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Barat, Kamis (3/11/2016). 

DIREKTUR Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Soedarmo mengatakan, Front Pembela Islam (FPI) belum memenuhi 10 dari total 20 syarat administrasi.

Syarat itu diperlukan untuk perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Padahal, pemberitahuan untuk melengkapi syarat tersebut, kurang lebih sudah sepekan disampaikan kepada FPI.

Hari Ini TGPF Beberkan Hasil Penyelidikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan, tapi Belum Ada Tersangka

Soedarmo mengatakan, salah satu dokumen yang belum dilampirkan FPI adalah surat rekomendasi dari Kementerian Agama.

“Yang jelas ada satu syarat yang belum dipenuhi, yaitu surat rekomendasi dari Kementerian Agama sebagai ormas yang bergerak di bidang keagamaan,” ungkap Soedarmo di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Soedarmo menjelaskan, ada juga dokumen yang dikembalikan ke FPI karena belum memenuhi syarat, yaitu anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang belum ditandatangani pengurus FPI.

Munarman Bilang Semua Kasus Rizieq Shihab Sudah Dihentikan, Kata Polisi Masih Ada yang Diproses

“Kalau belum ditandatangani kan berarti masih konsep, maka dari itu kami kembalikan untuk diperbaiki mereka,” ungkapnya.

Soedarmo juga mengatakan, FPI belum melampirkan surat keterangan tak ada konflik internal, serta surat keterangan tak menggunakan lambang, gambar, dan bendera yang sama dengan organisasi lain.

Soedarmo juga menegaskan tak ada batas waktu bagi FPI atau organisasi lainnya untuk memenuhi syarat yang belum lengkap untuk memperpanjang SKT.

Luhut Panjaitan: Kita Masih Asyik Ngomong Asing dan Aseng, Cina Sudah ke Mana-mana

“Tidak ada batas waktunya, kami sifatnya menunggu saja,” ucap Soedarmo.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved