Unjuk Rasa

Demo Depan Kantor BPN Ricuh, Warga Bentrok dengan Peserta Aksi

Aksi unjuk rasa ratusan warga di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jalan Sumarno, Cakung, Jakarta Timur, berlangsung ricuh

Demo Depan Kantor BPN Ricuh, Warga Bentrok dengan Peserta Aksi
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Suasana aksi unjuk rasa ratusan warga di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jalan Sumarno, Cakung, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

CAKUNG, WARTAKOTALIVE.COM -- Aksi unjuk rasa ratusan warga di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jalan Sumarno, Cakung, Jakarta Timur, berlangsung ricuh. Para warga menolak agar pendemo melakukan aksi lantaran dinilai mengganggu kenyamanan.

Baik warga maupun preman menyerukan agar 300 orang pendemo membubarkan diri. Namun setelah melalui proses negosiasi para pendemo bisa melanjutkan aksi dan orasinya dengan penjagaan dari pihak kepolisian.

Koordinator aksi demo Mulyandi (45) mengatakan aksi ini merupakan tindak lanjut dari rasa kecewa warga ketika mengurus sertifikat tanah pada program PTSL yang tak kunjung rampung. Meskipun sudah berjalan dua tahun, proses pendaftaran tanah untuk pertama kali ini belum menemui titik kejelasan.

"Kita ke sini mau tagih janji BPN saja. Dulu mereka bilang sertifikat tanah bisa jadi dalam enam bulan. Namun kenyataan tidak seperti itu. Sudah berjalan dua tahun tapi punya saya belum jadi juga," katanya di lokasi, Rabu (17/7).

Melalui aksi demo seperti ini, ia berharap agar BPN dapat merealisasikan janjinya. Sehingga untuk pembuatan sertifikat tanah dapat dipermudah dan segera rampung.

"Kita usahakan untuk bertemu perwakilan BPN dulu. Karena kita di sini berharap janjinya BPN dapat terealisasi. Bukan hanya sekedar janji belaka saja," sambungnya.

Dalam aksi ini, para pendemo turut membawa beberapa poster dan sejumlah spanduk. Diantaranya bertuliskan BPN dan Mafia Tanah Semoga Makan Angin.

Tuntutan ini didasari lantaran kepengurusan masalah sertifikat tanah yang dinilai terlalu lama dalam kepengurusannya. Mereka menuntut agar Kepala BPN segera dicopot dari jabatannya. (abs

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved