Lingkungan Hidup

BMKG: Waspadai Kekeringan Air Bersih, Kemarau di Jakarta Bakal Sampai Oktober

Awal musim kemarau tahun ini baru dimulai pada akhir Mei dan Juni. Kemarau ini masih bertahan sampai sekitar Oktober.

BMKG: Waspadai Kekeringan Air Bersih, Kemarau di Jakarta Bakal Sampai Oktober
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi: Pekerja memeriksa proses penyaringan air milik PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) di Instalasi Pengolahan Air (IPA), Pejompongan, Jakarta Pusat. Pemprov DKI harus mewaspadai potensi kekeringan mengingat musim kemarau di Jakarta yang tahun ini diperkirakan hingga Oktober. 

Warga Jakarta harus bersiap-siap menghadapi kemarau panjang tahun ini. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, musim kemarau di Jakarta akan berlangsung hingga Oktober.

Awal musim kemarau tahun ini baru dimulai pada akhir Mei dan Juni.

"Kemarau ini masih bertahan sampai sekitar Oktober. Jadi, baru mulai kemarau satu sampai dua bulan, dan harus bersiap untuk dua hingga tiga bulan ke depan." 

Hal itu disampaikan Kepala Sub Bidang Analisis dan Informasi Iklim BMKG Adi Ripaldi seperti dikutip Kompas.com, Rabu (17/7/2019).

Endemi Nyamuk Demam Berdarah Masih Berkembang Biak Meski Sudah Masuk Musim Kemarau

Gelar Rapat Terbatas, Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Antisipasi Kemarau Panjang

Berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim kemarau di Jakarta akan terjadi pada Agustus dan September.

Jakarta Utara Waspada Kekeringan Air

Puncak musim kemarau di Jakarta Utara berbeda dengan wilayah lain di Ibu Kota.

"Kalau (puncak kemarau) di Jakarta Utara sekitar Agustus, sedangkan untuk Jakarta Selatan dan yang lainnya sekitar September," kata dia.

Adi menyampaikan, berdasarkan pemantauan hari tanpa hujan (HTH), ada wilayah di Jakarta Utara yang tidak hujan lebih dari 60 hari.

Halaman
12
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved