Ekonomi Kreatif

Bawa 10 Jenama Indonesia ke Ajang Licensing Expo China, Bekraf Targetkan Masuk Pasar Global

Saat ini ada sekitar 8,2 juta pegiat ekonomi kreatif di Indonesia, namun 88,95 persen belum memiliki IP/HKI. Ini alasan Program Katapel Bekraf digelar

Bawa 10 Jenama Indonesia ke Ajang Licensing Expo China, Bekraf Targetkan Masuk Pasar Global
Istimewa
Deputi Pemasaran Bekraf Josua Simanjuntak (keempat dari kiri-duduk) berfoto bersama IP kreator yang akan diberangkatkan ke Licensing Expo China 2019, di Double Tree Hotel Cikini, Jakarta, Selasa (16/7/2019). 

“Kami ingin produk kreatif IP karya anak bangsa bisa berkembang seluas dan sejauh mungkin, sehingga kelak ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.“

BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan berpartisipasi dalam pameran Licensing Expo China 2019 di Shanghai, 24-26 Juli 2019. Pameran ini akan dihadiri oleh para Brand Owners, Potential Investors, dan juga License Buyers.

Dalam pameran ini, Bekraf membawa 10 IP (Intellectual Property) atau kekayaan intelektual hasil karya anak bangsa.

Lima IP dipilih dari program KATAPEL batch 1 meliputi Helo Blo!, Komik Ga Jelas, Tahilalats, Garudayana, dan Educa Studio.

Lalu lima lainnya dari KATAPEL batch 2 yaitu Mintchan,  Gugug!, Ghfosty's Comic, Manguni Squad dan Satria Dewa Gatotkaca.

Bekraf Tetapkan 10 Kabupaten/Kota Kreatif 2019, Berikut Ini Daftarnya

Nobar Foxtrot Six, Rob Clinton Kardinal: Bekraf Bukti Pemerintahan Jokowi Dukung Industri Kreatif

Deputi Pemasaran Bekraf Josua Simanjuntak mengatakan jenama (merek) yang berangkat ke Licensing Expo China 2019 disaring dari program KATAPEL batch 1 yang digelar pada 2018 lalu  dan batch 2 yang digelar pada 2019 ini.

“Katapel ini dirancang untuk membawa IP Indonesia ke pentas global. Kami telah menggelar program ini selama dua batch. Nah,  lima terbaik dari dua batch ini yang dikirim ke Licensing Expo China 2019,” kata Josua dalam acara konferensi pers ‘Bekraf Katapel Goes to Licensing Expo China 2019' di Double Tree Hotel Cikini,  Selasa (16/7/2019).

Deputi Pemasaran Bekraf Josua Simanjuntak sedang menjelaskan tentang program Katapel dalam acara konferensi pers ‘Bekraf Katapel Goes to Licensing Expo China 2019 di Double Tree Hotel Cikini, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Deputi Pemasaran Bekraf Josua Simanjuntak sedang menjelaskan tentang program Katapel dalam acara konferensi pers ‘Bekraf Katapel Goes to Licensing Expo China 2019 di Double Tree Hotel Cikini, Jakarta, Selasa (16/7/2019). (Istimewa)

Menurut Josua, karya kreatif yang mengangkat berbagai kebudayaan lokal harus bisa dikemas sehingga lebih jauh dinikmati secara global.

“Kami ingin produk kreatif IP karya anak bangsa bisa berkembang seluas dan sejauh mungkin, sehingga kelak ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,“ ujarnya.

Viu dan Bekraf Kembangkan Industri Film Indonesia Melalui Filmpreneur

Bekraf Bawa Film Aruna dan Lidahnya ke Festival Film International Berlin

Mochtar Sarman, Senior Licensing Practitioner & Katapel Mentor, mengatakan  basis industri kreatif sangat mengandalkan kekuatan kapitalisasi HKI (Hak Kekayaan Intelektual) untuk mendapatkan nilai tambah ekonomi.

Halaman
123
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved