Pemilu 2019

TERUNGKAP Caleg DPRD DKI Partai Gerindra Jadi Buronan Polisi, Ini Penyebabnya

Caleg DPRD DKI dari Partai Gerindra, Wahyu Dewanto, menjadi buronan polisi atau masuk DPO pihak kepolisian sejak tanggal 12 Juli 2019 lalu.

TERUNGKAP Caleg DPRD DKI Partai Gerindra Jadi Buronan Polisi, Ini Penyebabnya
(Bawaslu Sulsel)
Salah satu meme tolak politik uang yang disebar Bawaslu Sulsel jelang hari pencoblosan Pemilu 2019 yang jatuh pada 17 April mendatang. 

Calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Wahyu Dewanto, menjadi buronan polisi atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian sejak tanggal 12 Juli 2019 lalu.

Wahyu diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana politik uang dalam Pemilu 2019, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523 ayat (1) jo Pasal 280 ayat (1) huruf j Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (16/7/2019).

"Yang bersangkutan sudah tersangka dan masuk DPO kami," kata Argo saat dikonfirmasi Warta Kota, Selasa.

Ia menjelaskan, kasus ini ditangani Sentra Gakkumdu setelah awalnya polisi menerima laporan yang dibuat seseorang berinisial YH dengan nomor laporan polisi LP/3945/VII/2019/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 1 Juli 2019 lalu.

 PRAMUGARI Bongkar Kelakuan Dirut Maskapai Ternama, Diminta Layani di Ranjang Jika Mau Terbang

 HEBOH Guru Honorer Tinggal di WC Sekolah Hingga Digaji Rp 350 Ribu Cair 3 Bulan Sekali, Ini Faktanya

 Pastikan Menikah, Beginilah Penampakan Foto Prewedding Cut Meyriska dan Roger Danuarta

"Laporan dari seseorang inisial YH ini ternyata berkaitan dengan Undang-undang Pemilu, karena terkait dugaan politik uang dalam Pemilu 2019," kata Argo, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/7/2019).

Karenanya, kata dia, Ditreskrimum Polda Metro berkordinasi dan kasus itu kemudian ditangani Sentra Gakkumdu.

"Setelah melakukan proses penyelidikan serta penyidikan, kemudian ditetapkan tersangka," kata Argo.

Bahkan pemberkasan kasus pun selesai dan siap dikirim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pekan lalu.

Namun, katanya, selama ini tersangka Wahyu Dewanto tidak pernah memenuhi panggilan penyidik baik yang pertama dan kedua.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved