Breaking News:

Sekjen FPI Munarman Bilang Ijtima Ulama Jilid Empat Tak Perlu Izin Aparat Seperti di Negara Otoriter

Ia mengatakan, pihaknya hanya perlu mengajukan pemberitahuan atas penyelenggaraan Ijtima Ulama jilid empat.

TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam Munarman 

SEKRETARIS Jenderal Front Pembela Islam (FPI) Munarman menegaskan, pihaknya tak perlu mengajukan izin kepada aparat keamanan untuk menggelar Ijtima Ulama jilid empat.

Karena, menurutnya perizinan hanya diterapkan pada negara otoriter.

“Saya tegaskan tak ada lembaga perizinan di Indonesia untuk acara politik dan keagamaan,” ujarnya, ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019) malam.

Sebelum Bertemu Jokowi, Prabowo Kirim Surat Beramplop Agak Tebal kepada Amien Rais

"Izin untuk berkumpul, berserikat, dan berpendapat hanya diterapkan di negara otoriter,” sambungnya.

Menurutnya, penggunaan kata izin untuk menyelenggarakan acara politik dan keagamaan, sudah dihapus di UU Ormas maupun UU Kebebasan Berpendapat serta Pasal 28 E UUD 1945.

Ia mengatakan, pihaknya hanya perlu mengajukan pemberitahuan atas penyelenggaraan Ijtima Ulama jilid empat.

Polisi Bikin Sketsa Wajah Penembak Misterius Saat Kerusuhan 21-22 Mei 2019, CCTV Tak Membantu

“Dalam UU Ormas dan UU Kebebasan Berpendapat kata izin sudah dihapus, kita cukup ajukan surat pemberitahuan."

"Seharusnya teman-teman wartawan jangan membelenggu diri sendiri dengan menggunakan kata izin, karena kata izin untuk penyelenggaraan acara agama dan politik sudah dihapus,” terangnya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama beserta Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Front Pembela Islam (FPI), bakal menggelar Ijtima Ulama jilid empat.

Prabowo kepada Jokowi: Kami Siap Membantu Kalau Diperlukan Pak, untuk Kepentingan Rakyat

Hal itu diutarakan oleh Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Martak, Sekretaris Umum FPI Munarman, dan Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved