Breaking News:

Pendidikan

Kekurangan Siswa, Sekolah Swasta Di Bekasi Diimbau Bergabung

Mengacu pada petunjuk dan teknis pemberian bantuan operasional sekolah, harusnya mereka merger dengan sekolah lain jika jumlah siswa sangat sedikit.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor:
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatulah. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah bakal mengecek adanya Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, yang hanya memiliki dua siswa.

Inayatulah lalu mempertanyakan biaya operasional sekolah tersebut bila hanya memiliki dua siswa.

"Harusnya dua siswa gitu yah enggak bisa jalan (beroperasi), karena dari mana operasionalnya," kata Inayatulah pada Selasa (16/7/2019).

Inayatulah mengatakan, bila mengacu pada petunjuk dan teknis pemberian bantuan operasional sekolah (BOS), harusnya mereka merger dengan sekolah lain karena jumlahnya sangat sedikit.

Dia pun berencana akan mengevaluasi keberadaan sekolah tersebut.

SMP Swasta di Bekasi Miliki 2 Murid, Sebelumnya Ada 5 Siswa, 3 Guru MUndur, Dulu Pernah Berjaya

Sekolah Swasta di Kota Bekasi, Hanya Ada Dua Siswa Baru

"Kalau dilihat dari Perwal minimal tiga rombongan belajar dengan masing-masing berjumlah 32 siswa," imbuh Inayatulah.

Meski demikian, Inayatulah berencana akan mengevaluasi keberadaan sekolah tersebut.

Tidak menutup kemungkinan sekolah yang jumlah siswanya sedikit akan digabung dengan sekolah lainnya agar proses kegiatan belajar mengajar efektif.

Sepi Peminat

Sejumlah sekolah swasta di Kota Bekasi memiliki siswa baru pada tahun ajaran 2019/2020 hanya sedikit.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved