Berita Video

Gelar Rapat Terbatas, Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Antisipasi Kemarau Panjang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran pemerintah dan kepala daerah di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi bencana kekeringan.

MUSIM kemarau tahun 2019 diprediksi akan berada di puncaknya pada Agustus mendatang.

“Selamat pagi. Kita telah berada di musim kemarau tahun 2019 yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, akan lebih kering. Puncaknya di bulan Agustus sampai September,” tulis Presiden Jokowi dalam akun Instagramnya Selasa (16/7/2019).

Sekarang saja kata Presiden, beberapa daerah di Indonesia sudah mengalami keadaan tanpa hujan dengan rentang waktu yang dari 21, 31, sampai 61 hari.

Giring Yakin Putri Titi DJ Akan Menjadi Musisi Go International

Cara Bikin Story di WhatsApp

Ini terjadi di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, NTB, dan NTT.

“Karena itulah, saya meminta seluruh jajaran pemerintah untuk melakukan antisipasi dan mengambil langkah-langkah mitigasi terhadap dampak kekeringan ini. Para menteri, kepala lembaga, dan gubernur hendaknya turun melihat langsung ke lapangan,” kata Presiden.

Oleh karenanya Presiden mengimbau dilakukannya pemantauan suplai air baik air bersih maupun untuk pertanian, agar pasokan air terjaga dan risiko gagal panen bisa kita hindari.

“Kalau perlu kita lakukan modifikasi cuaca, dan membangun sumur-sumur bor,” anjur Presiden.

Terkhusus imbauan tersebut ia tujukan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) untuk memantau dan mengendalikan potensi titik-titik panas yang ada.

“Saya berharap agar kebakaran hutan, kebakaran lahan gambut bisa kita antisipasi dan kita hindari,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Antisipasi Kemarau Panjang Jangan Sampai Terjadi Gagal Panen.

Penulis: Desy Selviany

Penulis: Muhamad Rusdi
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved