Pilpres 2019

Akhirnya Keluarga Asteria Ajukan Penangguhan Penahanan, Keputusan Tergantung Penyidik

Keluarga Asteria Fitriani, tersangka yang mengunggah ajakan di media sosial untuk tidak memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di sekolah, mengajuk

Akhirnya Keluarga Asteria Ajukan Penangguhan Penahanan, Keputusan Tergantung Penyidik
facebook
Asteria Fitriani posting usulan tak pasang foto Presiden dan Wapres di sekolah 

Keluarga Asteria Fitriani, tersangka yang mengunggah ajakan di media sosial untuk tidak memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di sekolah, mengajukan penangguhan penahanan.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, pengajuan penangguhan penahanan itu diajukan oleh pihak keluarga pada Senin (16/7/2019) lalu.

“Keluarganya sudah mengajukan tapi kan sedang kita proses, kita nilai dulu, karena memang hak dari tersangka untuk mengajukan penangguhan,” kata Budhi, Selasa (16/7/2019)

Menurut Budhi, keputusan untuk menerima atau tidak penangguhan penahanan yang diajukan tersebut merupakan wewenang penyidik.

Ada dua hal yang menjadi pertimbangan, yaitu unsur subjektif dan objektif dari penyidik.

 PRAMUGARI Bongkar Kelakuan Dirut Maskapai Ternama, Diminta Layani di Ranjang Jika Mau Terbang

 HEBOH Guru Honorer Tinggal di WC Sekolah Hingga Digaji Rp 350 Ribu Cair 3 Bulan Sekali, Ini Faktanya

 Pastikan Menikah, Beginilah Penampakan Foto Prewedding Cut Meyriska dan Roger Danuarta

“Unsur subjektif adalah tersangka melarikan diri atau mengulangi perbuatannya atau menghilangkan barang bukti, kalau memang itu tidak terpenuhi ya mungkin dikabulkan, tinggal unsur objektif (dari penyidik) seperti apa,” ucapnya.

Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkan Asteria Fitriani sebagai tersangka kasus ujaran kebencian, Kamis (11/7/2019).

Asteria ditetapkan jadi tersangka usai mengunggah ajakan di media sosial untuk tidak memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di sekolah sebagai tersangka.

Unggahan status facebook itu lalu dibagikan pada 26 Juni 2019 lalu dan viral.

Setelahnya seorang warga berinisial TCS melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Utara pada 1 Juli 2019 dan ditindaklanjuti.

 Motor Matik Baru! New Honda X-ADV 150 Bakal Hadir di GIIAS 2019, Yamaha NMAX Terancam?

 Penyesalan Sunan Kalijaga Pernah Nikahkan Salmafina dengan Taqy Malik, Pemicu Pindah Keyakinan?

 Janda 40 Tahun Tidur Bareng Berondong 17 Tahun di Hotel, Ngakunya Ibu Kandung Saat Digerebek

Asteria dikenakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE jo Pasal 14 ayat 1 atau ayat 2, atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Asteria juga dikenakan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan atau Pasal 207 KUHP penghinaan terhadap penguasa.

Ancaman hukuman terhadap pelaku maksimal enam tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 miliar. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved