Sering Diajak Korupsi, Direktur RS Pemerintah Pasang Status WA Mengerikan, Patut Dicontoh

Sering Diajak Korupsi, Direktur RS Pemerintah Pasang Status WA Mengerikan, Patut Dicontoh. Simak selengkapnya.

Sering Diajak Korupsi, Direktur RS Pemerintah Pasang Status WA Mengerikan, Patut Dicontoh
BBC
Ilustrasi korupsi 

TERNYATA ajakan untuk berlaku korup atau korupsi begitu sering dialami para pejabat. 

Semua itu harus ditolak agar tak tersangkut masalah di kemudian hari.

Tapi bagaimanakah cara menolaknya?

Bekasi Kucurkan Rp 14 Miliar Tata Permukiman Kumuh 2019

Seorang Direktur Rumah Sakit milik pemerintah ternyata memiliki cara jitu agar terhindari dari ajakan korupsi.

Tapi sebelum mengetahui sosok direktur tersebut dan cara dia menghindar dari korupsi, mari kita ketahui dulu indeks korupsi di Indonesia. 

Seperti dilansir kompas.com, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rajardjo mengatakan, pertumbuhan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia paling tinggi dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Pada awalnya, Agus terlebih dulu memaparkan IPK Indonesia yang terendah di ASEAN pada tahun 1998.

"Kami merinci datanya mulai tahun 1998. Kalau kita lihat di tahun 98, mohon maaf, CPI (Corruption Perception Index) kita terendah di ASEAN, Vietnam di atas kita, Thailand di atas kita, Malaysia di atas kita, Brunei di atas kita," kata Agus saat menyampaikan pidato sambutan pada Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Ditinggal Tidur, Seorang Pria di Matraman Kehilangan Sepeda Motor Trail

Agus memaparkan, IPK Indonesia waktu itu sebesar 20, Filipina sebesar 33, Thailand sebesar 30 dan Malaysia mencapai skor 53.

Sementara IPK Singapura, lanjut Agus, sudah meningkat lebih jauh dari negara kawasan.

Halaman
123
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved