Polisi Tegaskan Berunjuk Rasa di Depan Rumah Prabowo Melanggar Hukum

POLISI melarang aksi unjuk rasa di depan rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Polisi Tegaskan Berunjuk Rasa di Depan Rumah Prabowo Melanggar Hukum
Warta Kota/Adhy Kelana
Pasangan Calon Presiden (Capres) no urut 02 Prabowo-Sandi dan tim pemenangan kampanye menolak keputusan KPU RI mengenai hasil penghitungan suara Pilpres. Hal itu disampaikan Prabowo-sandi di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (21/5/2019). 

POLISI melarang aksi unjuk rasa di depan rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang rencananya bakal dilakukan oleh Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen (JPPK) Prabowo-Sandi .

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menegaskan, terdapat larangan bagi siapa pun untuk melakukan aksi di rumah pribadi.

"Ada dalam undang-undang penyampaian pendapat di muka umum itu enggak boleh di rumah sakit, tempat ibadah, rumah pribadi, enggak boleh unjuk rasa," ungkap Indra di Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Pidato Lengkap Jokowi dalam Acara Visi Indonesia: Lembaga yang Tidak Bermanfaat akan Saya Bubarkan!

Indra mengatakan, aksi tersebut dapat digolongkan sebagai pelanggaran hukum jika tetap dilaksanakan.

Menurut Indra, sebaiknya setiap kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah banyak harus disertai laporan kepada pihak polisi.

Meski begitu, pihaknya tetap tidak akan mengizinkan aksi yang dilakukan JPPK di depan rumah Prabowo Subianto.

Respek Mantan Presiden PKS Anis Matta kepada Sandiaga Uno yang Tak Dampingi Prabowo Temui Jokowi

"Jadi, tentunya pasti dari pihak kepolisian tidak akan mengizinkan mereka melakukan ini."

"Walaupun sifatnya pemberitahuan, pasti dari pihak keamanan akan menyampaikan bahwa dilarang melakukan atau menyampaikan aspirasi unjuk rasa di depan depan fasilitas pribadi," tegas Indra.

Hari ini, rencananya JPPK bakal melakukan aksi di depan rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kronologi Kapal Kargo Panama Senggol Crane di Pelabuhan Tanjung Emas, Satu Orang Luka

Salah satu tuntutan aksi mereka adalah meminta penjelasan Prabowo Subianto terkait pertemuan dengan Jokowi, sekaligus menanyakan soal surat wasiat.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved