Kuliner

Pameran Food and Hotel Indonesia 2019 akan segera Digelar

Para pelaku bisnis makanan dan hotel menghadirkan platform untuk memperkaya pengetahuan masyarakat.

Pameran Food and Hotel Indonesia 2019 akan segera Digelar
Wartakotalive.com/Feryanto Hadi
Ilustrasi. Zona Kuliner. 

Di tahun 2018, sektor makanan dan minuman di Indonesia telah tumbuh sebesar 7,91 persen, menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar di sektor ini.

Kopi spesial Indonesia telah meningkatkan posisinya di dunia, hingga kini, Indonesia diakui sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Columbia.

Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), A. Syafrudin mengatakan, kopi Arabika merupakan kopi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia, berkat dukungan penuh dari teknologi baru.

“Kami hadirkan terobosan mesin kopi dengan tujuan untuk mengoptimalkan standar kopi spesial di Indonesia,” ujar Syafrudin kepada wartawan di Energy Building, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Dubes Tantowi Yahya Rangkul 20 Negara dalam The First Pacific Exposition and Tourism Forum

Fadli Zon Ungkap Pentingnya PACIFIC EXPOSITION untuk Menegaskan Kehadiran Indonesia di Pasifik

Rayakan Ulang Tahun Kota Jakarta ke-492, Pengunjung Bisa Cicipi Kuliner Gratis Sepuasnya di TMII

Terobosan ini dikatakan Syafrudin termasuk mesin roasting kopi, espresso, hingga peralatan manual brewing.

Mengingat standar konsumen Indonesia yang tinggi terhadap kualitas kopi special, Syafrudin mengatakan teknologi ini akan meningkatkan pertumbuhan ekspor di Indonesia secara signifikan.

Supandi, Ketua Masyarakat Standardisasi (MASTAN), salah satu asosiasi di pameran Food & Hotel Indonesia 2019 mengatakan, Indonesia telah dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019 versi Global Muslim Travel Index.

Itulah sebabnya, sektor kuliner perlu mengembangkan makanan olahan halal sebagai sektor potensial di Indonesia.

“Yang harus dipastikan, semua proses produksi pangan memenuhi jaminan standardisasi halal,” kata Supandi.

Karenanya, dibutuhkan kerja sama yang solid antara regulator, pemerintah, dan produsen, agar sukses di sektor ini.

Pepe Reina Bahagia Mengetahui Deja Vu Tradisi Juara Liverpool Kembali ke Habitat Juara

Ditempel Ketat, Costa Tutup Hidung, Bau Banget Badan Shawcross, Chelsea Pun Takluk

Lewat pameran FHI 2019 yang diselenggarakan oleh Pamerindo ini, para pelaku bisnis makanan dan hotel menghadirkan platform untuk memperkaya pengetahuan masyarakat agar terobosan produk halal dapat terus dilakukan hingga menembus standar internasional.

Dengan tujuan mengedukasi masyarakat, Food & Hotel Indonesia 2019 menyelenggarakan sesi seminar, mengundang asosiasi terkemuka sebagai pembicara.

Topik-topik yang akan diangkat, di antaranya Produk Halal Indonesia Menuju Tren Pasar Global yang dibawakan oleh Masyarakat Standardisasi (MASTAN) bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI).

Tak ketinggalan topik mengenai Kemasan dan Branding dalam Menghadapi Industri 4.0 oleh Federasi Pengemasan Indonesia (FPI).

FHI 2019 digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran dari 24-27 Juli dan akan menempati seluruh area Hall yang ada JIExpo.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved