Isu Makar

Yusril Ajukan Penangguhan Penahanan Habil Marati, Kabid Humas Polda Metro: Masih Dikaji

Sampai saat ini penyidik masih belum memutuskan apakah akan mengabulkan pengajuan penangguhan penahanan yang dilayangkan tersangka makar Habil Marati.

Yusril Ajukan Penangguhan Penahanan Habil Marati, Kabid Humas Polda Metro: Masih Dikaji
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kuasa hukum Habil Marati, Yusril Ihza Mahendra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/7/2019). 

"Yang belum kan beliau pak Habil dan Pak Kivlan. Kalau untuk penyelidikannya sudah cukup. Dan kelihatannya beliau kurang sehat juga," kaya Yusril.

 Anies Baswedan Sering ke Luar Negeri, Wakil DPRD: Jakarta Kayak Autopilot Gak Ada Juga Begini Aja

Menurutnya, sepanjang yang disampaikan Habil Marati ke dirinya, Habil tidak tahu kalau dana yang diberikannya untuk kegiatan yang diduga makar atau rencana pembunuhan empat tokoh nasional.

Yusril mengatakan, Habil tidak paham dana dibelikan senjata atau apa segala macam yang dituduhkan.

Habil Marati, terduga penyandang dana dalam kasus dugaan rencana pembunuhan 5 jenderal.
Habil Marati, terduga penyandang dana dalam kasus dugaan rencana pembunuhan 5 jenderal. (kolase/antara/kompas tv)

"Itu yang dikatakan Pak Habil. Jadi kita lihat perkembangan penyelidikan seperti apa, karena keterangan Pak Habil juga penting dan dihimpun penyidik," kata Yusril.

Menurutnya, pihak kepolisian tinggal dalam proses penegakkan hukum.

"Kita kan harus mendengar semua keterangan. Kalau kita memutuskan apakah perkara ini akan dilanjutkan ke pengadilan atau tidak. Ini kan menyangkut semata-mata kriminal biasa namun ada aspek-aspek politik di belakangnya," kata Yusril.

 Terkunci di Toilet Masjid, Ini Penyebab Jukir Dihujat Warganet Usai Minta Pertolongan Lewat Facebook

Yusril mengatakan, dana dari Habil sesungguhnya untuk lanjutan aksi demonstrasi biasa saja.

Jadi, arahnya itu untuk pendanaan kegiatan-kegiatan yang sebenarnya tidak mengarahkan makar atau membunuh orang. Seperti itu katanya pak Habil.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved