Pencari Suaka

Warga Menolak Relokasi Imigran Asal Timur Tengah, Dinsos DKI Batasi Jam Aktivitas

Para pengungsi selama tinggal di penampungan, antara lain tidak boleh keluar gedung penampungan di atas pukul 17.00 WIB.

Warga Menolak Relokasi Imigran Asal Timur Tengah, Dinsos DKI Batasi Jam Aktivitas
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Para pengungsi asing yang menempati bekas Gedung Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, dikeluhkan warga, Minggu (14/7/2019). 

Langkah relokasi ratusan orang imigran asal Timur Tengah yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta ke dalam gedung milik Kodim 05/03 Jakarta Barat pada Kamis (11/7/2019) memicu penolakan warga.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Sosial DKI, Irmansyah menyebutkan pihaknya bersama Satpol PP DKI Jakarta, Kantor Imigrasi DKI Jakarta serta Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia telah memberlakukan pembatasan jam operasional kepada para pencari suaka.

Mereka katanya telah diberitahukan agar mematuhi sejumlah ketentuan selama tinggal di penampungan, antara lain tidak boleh keluar gedung penampungan di atas pukul 17.00 WIB.

Para pengungsi pun diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar permukiman warga tanpa izin petugas.

"Pukul 17.00 WIB batas waktunya, kita sudah sampaikan tidak boleh keluar di atas jam itu. Kita memang butuh waktu untuk sampaikan tata tertib, tetapi Insya Allah semua sudah mulai bergerak dari Kemenkumham dan Imigrasi," ungkapnya dihubungi pada Minggu (14/7/2019).

Terkait penolakan warga yang terus berlanjut, petugas melalui kordinator pengungsi telah menyampaikan agar tidak berkeliaran.

Jokowi Bertemu Prabowo di Stasiun MRT, Hipmi: Investor Tak Wait and See Lagi

TRUTH: Pemkot Tangerang Tidak Becus Urus Pungli Parkir

Sehingga kehadiran mereka tidak mengganggu aktivitas warga yang tinggal di sekitar gedung penampungan.

Hanya saja, terdapat sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang tidak mengerti dan membutuhkan waktu untuk dapat memahami ketentuan yang berlaku.

"Kalau masih ada satu atau dua orang atau anak-anak kita maklum, karena kan butuh waktu tinggal di penampungan. Kita masih berikan toleransi," imbuhnya.

Sementara itu, terkait bantuan pangan dan pakaian, Irmansyah menyebutkan pihaknya masih terus menyuplai logistik hingga empat hari mendatang.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved